Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Sekretaris Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengungkapkan Menteri Agama Fachrul Razi terakhir kali menyambangi Istana Kepresidenan saat Sidang Kabinet Paripurna, 7 September lalu.
Sebelum sidang berlangsung, seluruh menteri dites swab dan hasil yang ada menunjukkan negatif covid-19.
"Saat paripurna beliau hadir. Sudah dites swab hasilnya negatif," ujar Heru kepada wartawan, Senin (21/9).
Baca juga: Positif Covid-19, Kondisi Menag dalam Keadaan Baik
Ia pun mengatakan Menteri Agama tidak menulari para penghuni Istana termasuk Presiden Joko Widodo. Kepala negara, lanjut Heru, terus mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin termasuk pengetesan swab.
Protokol kesehatan di lingkungan Istana Kepresidenan pun diterapkan dengan sangat ketat
"Ruangan selalu dibersihkan. Semua ruangan dibuka, tidak pakai AC. Kalau ada tamu, Pak Presiden juga jaga jarak dan menggunakan face shield," tukasnya.(OL-5)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved