Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH bertambahnya jumlah kasus covid-19 setiap harinya, juga tidak terkontrolnya sebaran kasus, harus disadari sebagai kekurangmaksimalan penanganan pandemi covid-19 selama hampir 7 bulan ini.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) meminta pemerintah lebih tegas dan nyata dalam pengendalian pandemi covid-19. Pasalnya, tanpa langkah tegas, dikhawatirkan akan melumpuhkan sistem kesehatan nasional dan kematian berskala besar. Ketua PDPI Agus Dwi Susanto, kemarin, menuturkan pemerintah sebaiknya membuat rencana strategis berdasarkan ilmu pencegahan penyakit dalam masyarakat.
"Selain klinisi profesional, libatkan para epidemiologis yang kompeten dalam hal penyakit infeksi menular. Pendekatan tracing, testing, dan treating (3T) harus dikerjakan secara bersamaan melibatkan para ahli di bidangnya," kata Agus, kemarin.
Langkah 3T harus dimaksimalkan karena terlihat belum berimbangnya jumlah uji diagnostik covid-19 di seluruh Indonesia sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). " Pemerintah juga haru 0s meningkatkan upaya komunikasi terhadap publik dengan membuat media informasi berdasarkan sumber dan data yang tepercaya dan disajikan dalam bentuk sederhana yang dapat dimengerti oleh masyarakat," ujarnya.
Selanjutnya, jajaran pemerintahan baik pusat maupun daerah harus memberikan contoh yang baik dalam penerapan disiplin protokol kesehatan karena tindak-tanduk mereka menjadi anutan bagi masyarakat.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan saat ini ada tiga provinsi dengan kasus covid-19 yang cukup tinggi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, sudah melakukan upaya mitigasi penyebaran virus.
Dia mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah membuat fasilitas isolasi mandiri di dua tower di Wisma Atlet Jakarta untuk mengisolasi warga yang terpapar virus korona dan tidak tertampung di wilayahnya. Untuk bisa memanfaatkan tempat isolasi itu, masyarakat bisa memperoleh rekomendasi dari puskesmas setempat.
Sementara itu, di Jawa Barat, telah dilakukan tes PCR terhadap lebih dari 50 ribu orang per pekan. Selain itu, arahan kedisiplinan protokol kesehatan kepada pengelola kawasan industri terus digalakkan. (Ata/Aiw/H-1)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved