Selasa 14 Juli 2020, 18:57 WIB

Janji 100% Lolos UTBK, Unair: Jangan Percaya. Itu Tipu-Tipu

Thomas Harming Suwarta | Humaniora
Janji 100% Lolos UTBK, Unair: Jangan Percaya. Itu Tipu-Tipu

Media Indonesia
Journalist on Duty

 

PIHAK Universitas Airlangga mengingatkan masyarakat terutama orangtua dan calon mahasiswa yang mengikuti tes ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) atau jalur mandiri untuk tidak percaya dengan janji-janji dari siapapun yang bisa menjamin lolos tes masuk universitas di Jawa Timur.

"Kalau ada pihak yang menjanjikan 100%, jangan percaya. Yang bisa menjamin masuk bukan orang lain tetapi anak itu sendiri dengan persiapan yang bagus. Rektor sudah tegas mengatakan tidak usah dipercaya itu, siapa pun mereka baik dari internal atau dari manapun," kata Ketua Pusat IIformasi dan Humas Universitas Airlangga Suko Widodo dalam perbincangannya bersama jurnalis Media Indonesia Sabam Sinaga dalam acara Journalist on Duty Media Indonesia yang disiarkan melalui Live Instagram Media Indonesia, Senin (13/7).

Baca juga: Peraih Adinegoro 2020 Ungkap Tips Kunci Menjadi Jurnalis

Menurut dia, bahkan rektor pun membuat sayembara Rp100 juta bagi siapapun yang bisa membuktikan kebenaran jaminan diterima di Unair. "Artinya kalau ada masyarakat yang menemukan itu jangan percaya. Itu tipu-tipu saja," kata Suko.

Untuk tahun ini, Universitas Airlangga menerima pendaftaran seleksi sebanyak 11. 809 dengan tingkat kehadiran peserta sebanyak 91,5%. "Yang tidak hadir tentu dengan banyak alasan. Pandemi covid 19 juga salah satunya," katanya.

Baca juga: Simak, Kiat Iim Fahima Dampingi Anak Belajar di Rumah

Ia menambahkan, untuk tahun ini soal seleksi masuk perguruan tinggi negeri berbeda dengan tahun sebelumnya dengan titik berat soal-soal terkait kemampuan skolastik atau penalaran.

"Jadi kita ingin mengethaui kemampuan dasar si anak terkait penalarannya bagaimana. Bukan semata-mata akademis tetapi dasar logikan jalan atau tidak. Sehingga tidak ada gunanya latihan soal sebenarnya. Lebih baik asah kemampuan bernalar maka itu akan jauh lebih bermanfaat," kata Suko.

Tahun ini seperti juga tahun-tahun sebelumnya, beberapa jurusan yang banyak diminati ialah studi komunikasi, psikolgi, kedokteran, kesehatan masyarakat, farmasi, ekonomi dan hubungan internasional. "Ada juga jurusan baru yang terkait dengan artificial intelligence. Itu juga ada peminatnya," pungkasnya. (X-15)

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya