Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Riset dan Teknologi menyetujui 139 proposal riset dan inovasi terkait covid-19 dengan total anggaran Rp27, 3 miliar. Anggaran riset ini berasal dari dana abadi penelitian oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
"Pada tahap kedua ini, terdapat 139 proposal dari 55 lembaga yang akan mendapat pendanaan," ujar Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers Penetapan Proposal Penerima Dukungan Pendanaan Tahap II, Jumat (10/7).
Menurutnya, pendanaan proposal tahap kedua ini telah melalui proses seleksi yang mendalam sehingga dapat dipastikan bahwa proposal-proposal yang diterima adalah kelanjutan atau pelengkap, bukan replikasi dari proposal yang didanai pada tahap pertama.
“Yang kita harapkan dengan kegiatan riset dan inovasi terkait covid-19 ini adalah sesuatu yang konkret,” kata Bambang.
Bambang menyampaikan, dana riset ini berasal dari kelolaan dana abadi penelitian oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Itu sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi dan sinergi sangat dibutuhkan dalam pengembangan riset dan inovasi antara peneliti, pemerintah, dan dunia industri.
"Sinergi ini mampu memperkecil jarak antara dunia penelitian dan industri sehingga dapat dihasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi masyarakat dalam kurun waktu yang sangat singkat," pungkasnya,
Untuk memudahkan hilirisasi produk covid-19 dari peneliti, Kemenristek/BRIN bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Badan POM, Kementerian BUMN, hingga Kementerian Perindustrian.
Pada Tahap I, Kemenristek menyetujui 134 proposal penelitian dibiayai dengan anggaran Rp60 miliar. Proposal penelitian tersebut terdiri dari skrining dan diagnosis; pencegahan, alat kesehatan dan pendukung, riset sosial humaniora dan kesehatan publik; model multi center; obat-obatan dan terapi.
Sebagian besar riset sudah dalam bentuk prototipe, bahkan memasuki tahapan industri contohnya seperti alat rapid test RI-GHA Covid-19 atau Rapid Diagnostic Test IgG/IgM yang dihasilkan dalam waktu 3 bulan saja. RI-GHA Covid-19 merupakan alat rapid test yang dikembangkan bersama Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Bandung, Universitas Mataram, dan PT Hepatika Mataram.
Direktur Utama LPDP Rionald Silaban menegaskan pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk memacu riset dan inovasi dalam mengatasi pandemi covid-19 di Indonesia.
"Kepada bapak ibu peneliti, saya mengucapkan selamat menjalankan kegiatan risetnya. Ini merupakan kesempatan bukan nanya untuk bapak/ibu tapi juga kita semua untuk berkontribusi dalam percepatan penanganan covid-19 di Indonesia,” tandasnya. (H-2)
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Inovasi ini mampu menjaga kualitas gabah secara lebih cepat, efisien, dan stabil di berbagai kondisi cuaca.
Lego memperkenalkan Smart Bricks, bata pintar dengan sensor cahaya dan suara. Inovasi "Smart Play" ini menuai pujian sekaligus kritik dari para ahli.
Google kembali meluncurkan inovasi berbasis kecerdasan buatan yang semakin mempermudah penggunaannya.
Melalui Innovation Kaleidoscope Indonesia 2025, perjalanan inovasi nasional dapat dibaca sebagai sebuah proses bertahap.
PELAYANAN keluarga berencana (KB) berkualitas dapat ditingkatkan dan dijangkau hingga pelosok melalui beragam inovasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved