Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 masih terus mengancam di berbagai belahan negara sehingga menuntut semua negara berlomba-lomba membuat vaksin dan obat yang bisa menjadi penangkal ampuh, tak terkecuali Indonesia.
Seperti yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur. Diketahui, tim peneliti Unair tengah mengembangkan obat yang diharapkan ampuh mengobati penyakit yang disebabkan virus korona.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah mendukung berbagai upaya yang dilakukan untuk menciptakan obat penangkal covid 19.
"Saya sudah berdiskusi dengan tim (Peneliti Unair) tentang langkah-langkah yang sudah dilakukan.Pemerintah memberi dukungan proses tersebut, " kata Muhadjir saat meninjau laboratorium Universitas Airlangga bersama jajaran petinggi Kampus Unair, Surabaya, Jawa Timur.
Muhadjir mengapresiasi upaya para peneliti Unair sebagai ide brilian. Dia berharap, proses pengembangan obat Covid-19 ciptaan anak negeri bisa ditindaklanjuti di tengah ketidakpastian pandemi korona berakhir.
"Sehingga bisa memberikan kontribusi nyata dalam upaya kita menangani Covid-19 terutama mengurangi tingkat fatalitas yang di Indonesia ini masih tergolong tinggi," tukasnya.
Baca juga : Dexamethasone Obat untuk Pasien Covid-19 yang sudah Kritis
Pada kunjungannya, Muhadjir juga meninjau fasilitas uji spesimen Covid-19 di laboratorium Unair. Muhadjir menjelaskan, Unair merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjadi andalan untuk mendukung uji spesimen di wilayah Jawa Timur khususnya Surabaya.
"Karena di sini ada fasilitas laboratorium BSL-3 yang tingkat keamanannya untuk uji spesimen bisa dibilang 99 persen, termasuk akurasinya," pungkasnya.
Seperti diketahui, tim peneliti Universitas Airlangga dengan didukung BNPB dan BIN berhasil menemukan obat yang berpotensi untuk mengobati pasien Covid-19.
Dikutip dari laman news.unair.id, Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga Purwati menjelaskan, obat tersebut terdiri dari lima kombinasi regimen obat dari obat-obat yang sudah beredar di pasaran yakni: Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne, Lopinavir/ritonavir dengan doxycyline, Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine, Hydroxychloroquine dengan azithromicyne, dan Hydroxychloroquine dengan doxycycline.
Purwati menegaskan, regimen kombinasi obat tersebut tidak untuk diperjualbelikan secara bebas. (OL-7)
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, sumber daya manusia (SDM) yang unggul adalah kunci tercapainya target Indonesia Emas 2045.
MENTERI Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memiliki fleksibilitas dalam membantu masyarakat.
Menko PMK Pratikno sebut Baznas mitra strategis pemerintah. Sinergi zakat dukung kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana.
Pratikno menekankan bahwa kesehatan bukanlah hasil keberuntungan, melainkan buah dari kebiasaan baik yang dijaga setiap hari.
Pratikno menambahkan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat dalam menghadapi perkembangan teknologi termasuk bagi dunia pendidikan.
Catur Brata Penyepian Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelaungan merupakan bentuk pengendalian diri, introspeksi, serta kesadaran terhadap hubungan manusia dengan alam.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved