Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Kemensos Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Ihfa Firdausya
17/6/2020 18:24
Kemensos Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Warga Diimbau Tetap Patuhi Protokol Kesehatan(MI/RAMDANI)

PENASIHAT Dharma Wanita Kementerian Sosial Grace Batubara mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan ketika memasuki kenormalan baru atau new normal. Hal itu terus ia sampaikan kepada warga yang ditemui saat menyalurkan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19.

Menurut Grace, memasuki masa kenormalan baru bukan berarti melonggarkan protokol kesehatan. Namun, masyarakat harus tetap patuh menjalankannya.

Baca juga: BPJS Kesehatan Teken Nota Kesepahaman dengan Lemhannas

“Kunci untuk memutus mata rantai dan menghindari penyebaran pandemi Covid-19 dengan hidup disiplin, seperti selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menghindari kerumuman,” ungkap Grace saat menyalurkan bansos di Kabupaten Tangerang, Selasa (16/6).

Grace juga mengajak semua warga berdoa agar pandemi segera berakhir dan kehidupan kembali seperti sedia kala.

Kemensos terus menyalurkan bansos sembako untuk warga Jabodetabek. Kemarin, bantuan disalurkan untuk Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Paket bansos sembako yang diberikan kepada warga di Kelurahan Dadap RW 1, RW 2, serta RW 3, berisi beras, minyak, mie instan, serta ikan kaleng.

“Ini kegiatan untuk kedua kalinya karena ada laporan masih ada warga yang belum menerima bantuan sosial (bansos) sembako dari pemerintah,” ujar Grace di Vihara Sasana Budaya, Dadap, Kosambi.

“Kami menyerahkan 1.675 paket berupa sembako bagi warga semoga saja bisa meringankan beban untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” imbuhnya.

Selain itu, Dharma Wanita juga mempunyai ide untuk mengumpulkan baju-baju layak pakai, mainan anak-anak, serta sepatu bagi anak dari warga setempat.

“Jadi, memang tidak hanya membawa bansos berupa sembako tapi ada ide untuk mengumpulkan baju layak pakai, maninan anak-anak, serta sepatu,” tandasnya.

Salah seorang warga penerima bansos, Rosdiana, 39, yang bekerja sebagai buruh pabrik mengaku penghasilannya menurun drastis akibat covid-19. Dia pun menutupi kebutuhan sehari-hari dengan menjual kerang.

Namun, jualannya diakui Rosdiana tidak mudah. Sebelum pandemi, dia bisa menjual 2-3 karung kerang. Namun semenjak covid-19 menyerang, katanya, untuk bisa menjual 1 karung kerang saja sudah sulit.

“Penghasilan pun terdampak dari biasanya Rp50 ribu bersih, setelah covid-19 bisa membawa uang Rp15-20 ribu per hari. Ttu tidak cukup untuk makan dan membayar sewa kontrakan,” ungkapnya.

Dia merasakan bansos sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari.

“Terima kasih kepada Pak Menteri Sosial dan pemerintah yang memperhatikan nasib warga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik