Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP orang butuh asupan pangan yang cukup dan seimbang, istirahat yang cukup, dan olahraga untuk bisa sehat. Apalagi di masa pandemi virus korona atau covid-19.
Selain itu, imunitas atau daya tahan tubuh perlu dibangun dan dipelihara dengan probiotik untuk melawan virus dan patogen. Sehingga, daya tahan tubuh perlu diperbaiki dengan membuat saluran pencernaan yang baik.
"Mikrobiota dalam saluran cerna akan menstimulasi sel limfatik pada usus untuk memproduksi 70-80% imun yang beredar dalam tubuh. Mikrobiota memodulasi dan mengedukasi imun yang diproduksi dalam gut. Pada gilirannya imun yang optimum ini akan mengendalikan mikrobiota dalam seluruh organ. Sehingga kita bisa terhindar dari segala macam penyakit," kata Presdir PT Agro Mitra Alimentare (AMA) Ge Recta Geson dalam Konferensi Pers Membangun dan Memelihara Sistem Imun Tubuh dengan Probiotik untuk Melawan Virus dan Patogen lain, Jumat (15/5).
Baca juga: Bulog-Dewan Masjid Indonesia Gelar Operasi Pasar Gula Murah
Guru Besar FK Universitas Airlangga Subijanto Marto Sudarmo menambahkan, merawat mikroba baik jauh lebih bermanfaat dibandingkan menghancurkan mikroba jahat. "Merawat mikroba baik mungkin lebih penting daripada menghancurkan mikroba jahat. Kita tidak bisa hidup tanpa mikroba. Jika kita membersihkan mikroba, kita akan lemah dan tidak bisa hidup menjadi manusia," ujar Subijanto yang juga pakar probiotik.
Dia juga mengatakan ada sekitar 1.100 miliar mikroba yang hidup di usus manusia, hal ini menjadikan usus merupakan organ penting dalam sistem kesehatan manusia. "Jika kita bisa mempertahankan 80% mikroba baik di usus kita dan membiarkan 20% mikroba jahat, kita akan sehat dan terhindar dari banyak penyakit. Jadi sangat penting kita makan makanan berfermentasi agar asupan prebiotik kita tetap terjaga," tambah Subijanto.
Guna meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh, jelas Recta, diperlukan PROEM•1 yang merupakan imunomodulator peningkat dan penjaga daya tahan tubuh yang memiliki kandungan probiotik tinggi dan berguna untuk menjaga agar saluran pencernaan tubuh bekerja dengan baik serta meningkatkan daya tahan tubuh.
"Sekitar 80% imun ini akan menyebar ke seluruh tubuh. Nah, imun ini akan mengendalikan semua mikroba di tubuh. Jadi kalau mikroba itu tidak ada yang dominan, semua dalam kondisi yang wajar, pasti tidak akan ada penyakit," kata Recta.
PROEM•1 adalah suplemen (konsentrat minuman sehat probiotik) yang berisi probiotik multi-strain yang hidup dan aktif. "Probiotik yang beragam sudah membentuk food cycle atau ekosistem kecil di dalam produk, sehingga mempunyai masa simpan yang panjang.
Selanjutnya probiotik dalam PRO EM•1 akan membentuk relasi simbiosis dengan mikroba alami termasuk virus yang ada dalam saluran cerna membentuk ekosistem yang lebih besar yaitu mikrobiota. "Bisa dikatakan PRO EM•1 adalah imunomodulator," jelas Recta.
PRO EM•1 yang diproduksi oleh PT Agro Mitra Alimentare (AMA) juga memiliki misi untuk dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia, karena misi dari perusahaan ini adalah menyehatkan seluruh warga Indonesia. "Jadi kami berupaya agar PRO EM•1 mudah untuk diperoleh," jelasnya.
Perusahaan ini adalah murni Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). PRO EM•1 telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved