Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Juliari P Batubara meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memperbaiki data penerima bantuan sosial tunai (BST) yang dilaporkan kepada pemerintah pusat. Hal itu dibutuhkan untuk menghindari kasus salah sasaran dalam penyalurannya.
Juliari mengakui dalam pelaporan data keluarga penerima bantuan, Kementerian Sosial menyatakan amat mungkin ditemui perbedaan data antara desa dan dinas sosial.
"Sangat mungkin data yang dikirim desa atau kelurahan ke dinas sosial berbeda dengan data yang dilaporkan dinas sosial ke Kemensos," ungkao Mensos Juliari saat menyerahkan bantuan kepada 253 KPM di Kantor Pos, Cikampek, Sabtu (16/5).
Dalam hal validasi data, Juliari menyatakan bahwa pemerintah pusat akan mengonfirmasi ulang data tersebut ke dinas sosial di daerah. Sehingga, kepastian data di daerah pun akan sangat bergantung pada keterbukaan dengan pemerintah tingkat desa atau kelurahan.
Baca Juga: Partai Demokrat Anggap Cuitan Dewan Pakar PKPI Cacat Logika
Sementara itu Juliari menyebutkan, sebanyak 2,8 juta lebih keluarga penerima manfaat (KPM) telah menerima BST tahap pertama. Besaran BST yaitu Rp600.000 setiap bulan yang diterimakan selama 3 bulan yaitu April, Mei, Juni 2020.
"Kita akan jangkau dari yang terpelosok agar mereka yang terdampak covid bisa menerima bantuan," katanya.
Ia menegaskan untuk daerah yang telah menyelesaikan penyaluran tahap I akan dilanjutkan penyaluran tahap II secara langsung. "Hal itu sesuai dengan arahan Pak Presiden. Rakyat sudah menerima uang sebelum lebaran," ujarnya.
Sedangkan jumlah KPM di kabupaten Karawang sebanyak 50.234 mendapatkan BST yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan Himpunan Bank Negara (Himbara) yaitu BNI, Bank Mandiri, BTN dan BRI.
"Masyarakat dapat mengambil langsung dan diantarkan ke rumah-rumah bagi yang jauh," imbuhnya.
Data Kementerian Sosial, total keseluruhan penerima BST di Jawa Barat ialah sebanyak 1.070.758 KPM. (OL-13)
Baca Juga: Target Bansos DKI Kelar Sebelum Lebaran, Ini Jadwalnya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved