Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo memastikan akan ada pelonggaran (relaksasi) pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal ini merupakan bagian dari turunan dari Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
Namun, pihaknya memastikan kegiatan mudik tetap dilarang. Adapun relaksasi PSBB ini dilakukan karena sejumlah persoalan di beberapa daerah terkait percepatan penangOVID-19anan covid-19 dan pelayanan kesehatan.
“Tidak ada perubahan peraturan soal mudik. Mudik tetap dilarang,” tegas Doni dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (6/5).
Lebih lanjut dijelaskan relaksasi ini dilakukan setelah adanya kesulitan pengiriman alat kesehatan untuk menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia. Termasuk mobilitas tenaga medis yang terbatas serta pengiriman logistik berkaitan dengan tindakan kesehatan. Serta terhambatnya sejumlah aktivitas yang menurut Doni berkaitan dengan ketertiban dan pelayanan umum.
Baca Juga:Menhub Izinkan Operasi Moda Transportasi, Organda: Jangan Ngaco!
Adapun relaksasi ini memberikan pengecualian kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk diperbolehkan melakukan kegiatan bepergian. Seperti pihak-pihak yang berkaitan dengan penanganan covid-19 ini. Di antaranya, aparat sipil negara (ASN), TNI/Polri, Pegawai BUMN, lembaga usaha, NGO, dan semua pihak yang berhubungan dengan penanganan covid-19 ini.
Pengecualian ini pun harus diikuti oleh sejumlah persyaratan. Salah satunya adanya surat keterangan sehat yang diperoleh dari dokter di rumah sakit, puskesmas, atau klinik yang ada di daerah.
“Lalu kegiatan ini semuanya harus tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. seperti menggunakan masker, harus menjaga jarak, menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh bagian tertentu pada wajah. Serta kepergian mereka harus menunjukkan bukti tiket pulang dan pergi,” pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Ini Arti Pulang Kampung dan Mudik Versi Menhub
MENTERI Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan arus mudik lebaran 2026 lebih lancar daripada sebelumnya memastikan angkutan lebaran
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
KAI memastikan persediaan kursi untuk jadwal keberangkatan lainnya masih cukup tersedia.
MANAJER Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novina Saragih, Rabu (4/2) menjelaskan, mulai Selasa (3/2), penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk perjalanan H-1 Lebaran atau 20 Maret sudah dibuka.
Kakorlantas tengah melakukan analisis dan evaluasi (anev) mendalam terhadap pelaksanaan Operasi Lilin 2025 sebagai dasar penyusunan strategi Operasi Ketupat 2026.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved