Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSEUM MACAN di bilangan Jakarta Barat menggelar ajang pameran skala internasional bertajuk Melati Suryodarmo: Why Let the Chicken Run? ada 28 Februari-31 Mei 2020.
Dalam pameran itu, Museum MACAN menggandeng produsen cat Nippon Paint untuk implementasi warna cat sebagai kanvas atau latar dari pameran tersebut.
Direktur Museum MACAM Aron Seeto mengatakan, ada banyak komponen yang digunakan untuk membuat pameran yang kompleks dan desain pameran adalah salah satu bidang utama tersebut.
"Kemitraan dengan Nippon Paint membantu menyampaikan kisah seni kontemporer kepada publik," katamya dalam keterangan tertulis, Senin (9/3).
Baca juga : Mentan Resmikan Museum Tanah dan Perpustakaan Pertanian di Bogor
CEO Nippon Paint Indonesia Jon Tan mengatakan, Museum MACAM yang menampilkan seni yang relevan, ramah, dan holistik menjadi salah satu petimbangan perusahaannya ikut berkontribusi dalam pameran yang digelar Museum MACAN.
Dalam kerja sama tersebut, Nippon Paint juga memamerkan teknologi menghasilkan warna berbasis air yang tidak beracun dan mudah kering sehingga mempercepat proses instalasi dan memungkinkan permukaan yang baru dicat dapat diakses oleh publik.
Warna sebagai latar untuk pameran Melati Suryodarmo: Why Let the Chicken Run? yaitu: White (145), Smoking Gray (NP N 2045T), Torrents (NP BGG 1758D), Black (D1) dan Pearl Gold (RAL 1036).
'Melalui kolaborasi dengan Museum MACAN kami berharap dapat berkontribusi pada seni kontemporer yang berkelanjutan di Indonesia. Kami sangat mengapresiasi komitmen Museum untuk pameran dan lingkungan yang berkualitas," pungkas Jon Tan. (RO/OL-7)
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved