Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Kesehatan memastikan stok obat antiretroviral (ARV) bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam kondisi aman sepanjang 2020.
"E-purchasing sudah dilaksanakan, distribusi tahap pertama sudah dilakukan pada Februari. Distribusi tahap kedua Senin atau Selasa besok akan dilakukan," Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Engko Sosialine Magdalene kepada Media Indonesia, Minggu (8/3).
Baca juga: ODHA Menjerit Stok Obat Menipis
Jadi, imbuh Engko, satu tahap distribusi ARV ke seluruh Indonesia pada awal 2020 ini sudah dilaksanakan. Namun, Engko tidak dapat memastikan berapa banyak proses distribusi ARV dan berapa banyak stok yang dikerahkan dalam setiap distribusi.
"Yang pasti, distribusi dilakukan sesuai dengan kebutuhan daerah. Prinsipnya pentahapan mempertimbangkan masa berlaku e-katalog, kesiapan produk yang diproduksi penyedia di e-katalog, dan kapasitas penyimpanan di Dinas Kesehatan," tuturnya. (OL-14)
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, tercatat sebanyak 162 kasus pada tahun 2022
KOINFEKSI TB-HIV masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan di Indonesia pada tahun 2026, inovasi dalam strategi pengobatan menjadi sangat krusial.
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved