Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA arkeolog menemukan fosil tikus prasejarah yang sangat besar, yakni seukuran manusia, di Amerika Selatan, tepatnya di Amazon, Brasil bagian barat. Dikenal sebagai Neoepiblema acreensis, tikus berusia 10 juta tahun itu memiliki berat sekitar 82 kilogram. Sebagai perbandingan, tikus cokelat modern memiliki panjang kurang dari 30 cm dan berat sekitar 8 ons.
Meskipun ukurannya besar, tikus raksasa itu tidak terlalu pintar. CT scan menunjukkan otaknya mungkin hanya seberat 4 ons.
“Neoepiblema merupakan hewan pengerat terbesar yang pernah ada, tetapi otaknya relatif sangat kecil terhadap massa tubuhnya,” kata penulis utama studi tersebut, Jose Ferreira. (Fox News/Hym/X-10)
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Jurnal Nature, mengungkap temuan fosil manusia purba berusia sekitar 770 ribu tahun di Grotte à Hominidés, sebuah gua di wilayah barat daya Casablanca, Maroko.
Penemuan ini merupakan buah dari penantian panjang. Pada tahun 2009, para ilmuwan menemukan fosil kaki berusia 3,4 juta tahun dengan struktur jari yang dirancang untuk memanjat pohon.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Indonesia berhasil memulangkan lebih dari 28 ribu koleksi fosil yang sebelumnya dibawa keluar negeri pada masa awal penelitian arkeologi dilakukan.
Meski demikian, struktur pergelangan dan telapak tangannya masih mirip gorila, sehingga genggamannya kuat tetapi belum sepresisi manusia awal seperti Homo habilis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved