Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnopuri meminta kebijakan Iptek yang diterbitkan Kemenristek Dikti/ Badan Ristek dan Inovasi Nasional (BRIN) selalu berpedoman Pancasila.
"Jangan sampai Iptek dihadirkan untuk kepentingan Iptek itu sendiri," kata Megawati saat memberikan arahan dalam Rakornas Kemenristek Dikti/ Badan Ristek dan Inovasi Nasional (BRIN) di Puspiptek Serpong Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/1)
Megawati mengatakan Iptek itu harus dirasakan manfaatnya dikalangan masyarakat luas.
"Pengembangan sains misalnya harus mampu menyentuh sisi kemanusiaan, kedamaian, kebangsaaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ujar Megawati.
Pedoman terkait hal itu, kata Megawati, sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sisnas Iptek tinggal ditindaklanjuti untuk pengembangan sains.
Iptek sah secara hukum berperan sebagai landasan kebijakan pembangunan nasional.
Dengan hadirnya UU Sisnas/ BRIN, maka riset dan inovasi, termasuk penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan Iptek harus berhaluan ideologi Pancasilan.
"Dengan demikian pembangunan di bidang Iptek harus mencakup segala bidang kehidupan, baik politik, hukum, ekonomi, sosial, budaya, bahkan mental dan spiritual," tutup Megawati. (OL-13)
Indonesia yang timpang dan terbelah terjadi akibat eksploitasi sumber kekayaan alam yang tak pernah terdistribusikan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi membagikan momen bersama Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved