Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban meninggal dunia dan hilang akibat bencana alam di Tanah Air per 20 Januari 2020 melonjak hingga 583,3%
jika dibandingkan dengan data pada periode yang sama tahun lalu. Fakta itu sangat menga-getkan karena intensitas bencana pada periode yang sama menurun.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengungkapkan hal itu, kemarin. "Pada 2019 korban meninggal dan hilang sebanyak 12 jiwa dan pada 2020 korban meninggal mencapai 82 jiwa pada tanggal dan bulan yang sama," kata Agus di Jakarta.
Ia menambahkan jumlah korban luka-luka juga naik hingga 7,8%, dari 77 menjadi 83 jiwa. Selanjutnya, jumlah pengungsi bertambah sangat signifikan hingga mencapai 1.552% dari 48.668 jiwa menjadi 803.996 jiwa. "Rumah rusak juga meningkat hingga 403,9% dari 2.799 unit menjadi 11.305 unit.
Menurut Agus, tren kenaikan dampak bencana itu dipicu terjadinya fenomena hujan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada awal tahun, sebagaimana diprakirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya. "Selain itu, kerusakan lingkungan juga menjadi faktor utama yang menyebabkan terjadinya bencana," ujarnya.
Data tersebut masih berpotensi berubah sesuai olah data terbaru dari lapangan. BNPB melalui Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusadatinkom) akan memperbarui data tersebut ke depannya.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya ada 207 kejadian bencana yang terjadi di Indonesia menurut rekapitulasi data hingga Selasa (21/1). Adapun jenis bencana yang terjadi di Indonesia didominasi bencana hidrometeorologi seperti puting beliung dengan total 90 kejadian, banjir 67 kejadian, tanah longsor 45 kejadian, kebakaran hutan dan lahan 3 kejadian, dan gelombang pasang/abrasi sebanyak 2 kejadian.
Pemulihan
Penanganan pascabencana di Jawa Barat dan Banten kemarin dibahas di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Menko PMK Muhadjir Effendy mematangkan pembahasan tentang pemulihan lahan dan relokasi penduduk pascabencana banjir bandang di wilayah Lebak, Banten, dan Bogor Jawa Barat di Rapat Koordinasi Teknis bersama Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin di kantor Kemenko PMK, Jakarta.
"Rakor ini yang kedua kalinya dilaksanakan sesuai tugas dari Kemenko PMK dan arahan Bapak Presiden agar dipercepat untuk pemulihan kondisi yang menjadi dampak bencana," ung-kap Muhadjir.
Menko PMK meminta Pemda Lebak dan Bogor segera menetapkan lahan termasuk relokasi penduduk yang terdampak bencana banjir. "Nanti akan kita tangani secara simultan, lahannya sekaligus penduduk yang terdampak," cetusnya
Rakornis, kemarin, juga mengundang Kementerian PUPR untuk ikut segera memikirkan pemulihan sarana prasarana berupa pemulihan lahan maupun hunian. Sejumlah rekomendasi dihasilkan terkait tindak lanjut pemulihan lahan dan relokasi penduduk. Di antaranya ialah menyerahkan waktu pelaksanaan pemulihan lahan dan relokasi kepada BNPB. Kedua, Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional bertugas memastikan lahan terutama yang berstatus HGU untuk relokasi warga. Ketiga, Kementerian Pertanian menyiapkan dukungan benih tanaman, pembibit-an dan distribusi untuk penghijauan sekaligus penyediaan bibit-bibit tanaman produktif.(Bay/H-1)
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak longsor Bandung Barat.
Peristiwa longsor Bandung Barat tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi longsor Bandung Barat, kejadian itu diawali suara gemuruh keras.
HINGGA Sabtu, (24/1) siang, sebanyak 82 orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa longsor di Kampung Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
OPERASI pencarian terhadap korban tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, telah memasuki hari ketiga.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved