Selasa 21 Januari 2020, 17:35 WIB

Ini Cara Mencegah Tertular Penyakit Pneumonia

Atalya Puspa | Humaniora
Ini Cara Mencegah Tertular Penyakit  Pneumonia

MI/Angga Yuniar
Cuci tangan menggunakan sabun salah satu untuk mencegah tertularnya virus corona

 

UNTUK mengantisipasi penyebaran corona virus asal Tiongkok agar tidak masuk Indonesia. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran Nomor PM.04/III/43/2020 per 30 Januari 2020 tentang kesiapsiagaan dan antisipasi penyebaran penyakit pneumonia berat.

Beberapa langkah pencegahan dan pengawasan yang diimbau Kementerian Kesehatan, yaitu:

1. Semua maskapai yang melayani penerbangan langsung maupun transit dari Tiongkok dan Hong Kong untuk menyampaikan dokumen kesehatan berupa gendec dan manifest penumpang, sesaat setelah mendarat kepada petugas di Pos Kesehatan KKP terminal penerbangan internasional.

2. Meningkatkan pengawasan kedatangan internasional, terutama penumpang yang datang dari negara terjangkit dengan skrining menggunakan kamera pemindai suhu tubuh (Thermal Scanner) dan Suveilans Syndrome.

3. Melakukan identifikasi penerbangan langsung dari Tiongkok dan Hong Kong ke Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma, baik penerbangan komersil maupun charter.

4. Melakukan sosialisasi kepada lintas sektor terkait, seperti maskapai, ground handling, imigrasi dan sektor lain untuk dapat mengenali secara dini gejala penyakit dan melaporkan kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan.

5. Menayangkan media KIE Elektronik dalam bentuk video maupun digital banner di bandara.

6. Agar terhindar dari penyakit ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) minimal seperti masker, bagi pelaku perjalanan dan pengusaha yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita, yaitu personel pesawat, groundhandling, petugas imigrasi dan petugas kesehatan. Kemudian, terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin, mencuci tangan dengan bersih dengan, tidak bertukar botol minum, serta menjaga kondisi daya tahan tubuh.

Jika mengalami demam, batuk atau sesak nafas, segera menghubungi petugas kesehatan. Pelaku perjalanan menuju Tiongkok dan Hong Kong diimbau untuk memperhatikan penyebaran penyakit. Terpenting, hindari tempat berjangkitnya penyakit dan jangan melakukan kontak langsung dengan penderita yang mengalami demam, batuk dan sesak napas.

"Informasi ini bagian dari upaya mencegah penyakit pneumonia berat, agar penyakit yang belum diketahui penyebabnya di Tiongkok dan Hong Kong tidak masuk ke Indonesia, melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta, Anas Ma'ruf, dalam surat edaran terkait kewaspadaan penyakit pneumonia berat. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA/Fauzan

Penumpang Bus Bakal Diperiksa dengan GeNose C19

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 25 Januari 2021, 08:19 WIB
Pemerintah sudah mengakui keakuratan GeNose C19 dalam memeriksa virus korona. Jika hasil positif maka penumpang bus diharamkan...
CDC

Banyak Dipalsukan, Ini Cara Bedakan Lianhua Resmi dan Ilegal

👤Zubaedah Hanum 🕔Senin 25 Januari 2021, 08:05 WIB
Produk Lianhua mengandung 13 herbal, dipasarkan di Tiongkok sejak wabah SARS pada 2003...
dok:Basarnas

TNI AD Bangun RS Darurat untuk Korban Gempa Sulbar

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 07:00 WIB
TNI AD membangun rumah sakit (RS) darurat untuk menampung pasien korban gempa di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. RS lapang ini akan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya