Jumat 20 Desember 2019, 17:32 WIB

Di Sulsel, Ada 1.798 Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak

Lina Herlina | Humaniora
Di Sulsel, Ada 1.798 Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak

MI/Lina Herlina
Kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Sulsel

 

SELAMA 2019, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat telah 1.798 kasus kekerasn terhadap perempuan dan anak.

Hal itu diungkapkan Kepala DPPA Sulsel Ilham A Gazaling, pada Refleksi Akhir Tahun 2019. Yang menurutnya angka tesebut masih cukup tinggi. "Dari ribuan kasus tersebut kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menempati urutan pertama," ungkapnya.

Jika dari segi kasus, KDRT berada di urutan teratas. Tapi untuk wilayah, Kota Makassar menjadi daerah dengan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anaknya lah yang tertinggi sebanyak 903 kasus.

"Laporan kasus yang terjadi di kota Makassar ini paling banyak tercatat di Rumah Sakit Bhayangkara, lantaran banyak korban yang membutuhkan visum et repertum untuk keperluan penanganan kasus yang dialaminya," jelas Ilham Gazaling.

Ilham menjelaskan, dari kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di Sulsel, mayoritas pelaku ternyata merupakan orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban. "Bahkan dari kalangan keluarga sendiri," lanjutnua.

Untuk itu, pendekatan yang diberikan dalam penyelesaiannya tidak hanya pada pendekatan hukum semata. Hal-hal lain, seperti konseling, mediasi maupun rujukan juga harus dikedepankan. (OL-11)

Baca Juga

Antara/Arif Firmansyah

Cegah Stunting di Tengah Pandemi, Hilirisasi Riset Terus Didorong

👤Fautinus Nua 🕔Rabu 03 Maret 2021, 19:08 WIB
iharapkan mampu menghasilkan tanaman yang subur dan berkualitas yang nantinya akan menghasilkan makanan bergizi sekaligus berkontribusi...
Dok. Aice Group

Kolaborasi Pentahelix Bantu Percepat Penanganan Bencana Alam

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 03 Maret 2021, 19:06 WIB
Gotong royong adalah resep yang sesuai dengan gen anak bangsa dalam menghadapi cobaan...
Antara/Raisan Al Farisi.

Negara Rugi Rp22,8 Triliun setiap Tahun akibat Bencana

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 03 Maret 2021, 18:15 WIB
Berbagai pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ini juga telah dilandaskan pada pengurangan risiko...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya