Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan di Jakarta akan mulai meningkat di Januari mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Siswanto. Ia menyebut peningkatan curah hujan diprediksi selain karena siklus cuaca juga karena adanya peningkatan gelombang Madden-Julian Oscilation ( MJO).
"Perlu diwaspadai peningkatan curah hujan pada pekan terakhir Desember dan awal Januari karena ada indikasi akan masuknya pengaruh gelombang MJO fase basah di DKI dan Jawa Barat," kata Siswanto, Rabu (18/12).
Sementara itu, puncak musim hujan diprediksi akan datang di akhir Januari dan Februari mendatang. Curah hujan yang timbul saat puncak musim hujan pun diprediksi akan lebih besar tiga kali lipat sampai lima kali lipat dari saat ini.
Diketahui dari pantauan BMKG di sejumlah stasiun pemantauan cuaca, jumlah curah hujan Jakarta pada Selasa mencapai 65mm dan 30 mm di Bogor.
"Pada puncak musim hujan nanti antara 250mm sampai 350mm," ungkapnya.
Sementara itu, curah hujan tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Jakarta terjadi pada 2015 yakni sebesar 275mm di Sunter dan 363mm di Kemayoran.
Saat itu banjir menggenang Jakarta pada 8 Februari hingga 10 Februari di 107 titik RT pada 53 RW dan 12 kelurahan.(OL-11)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved