Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Maneger Nasution mengungkapkan peristiwa kecelakaan warga penyandang disabilitas yang terperosok di antara peron dan pintu kereta. Warga itu bernama Fazlur Rahman atau biasa dipanggil Alun.
Menurut Maneger, Alun tidak mendapatkan panduan yang cukup bagi seorang disabilitas dari petugas yang menemaninya saat naik ke kereta.
"Akibatnya, Alun terperosok di antara peron dan pintu kereta dengan masuk setengah badan sampai rel dengan permukaan yang sangat tinggi. Hal itu menyebabkan trauma berat, luka luka, lebam, dan sakit di persendian," terang Maneger dalam keterangan resmi, Jumat (29/11).
Baca juga: Jokowi Sidak Pelayanan BPJS di Subang
Sayangnya, pascaperistiwa, kata Maneger, petugas tidak menanyakan kondisi Alun namun langsung memasukkannya dalam kereta. Petugas juga tidak menawarkan layanan pengobatan dan penanganan traumatik oleh medis kereta api (mediska).
"Alun langsung dinaikkan ke atas kereta dengan kondisi luka dan seakan dipaksa melanjutkan perjalanan dalam kondisi yang shock. Alun mengaku syok berat, hilang kesadaran dengan peristiwa yang begitu cepat," kata Maneger.
Lebih lanjut Maneger mengatakan, Alun juga merasa kecewa karena merasa diremehkan saat menceritakan peristiwa ke petugas kereta.
Alun juga tidak puas dengan rilis PT KCI di media yang dianggap bukan kejadian sebenarnya sehingga membutuhkan forum klarifikasi.
"Dari hal ini kami melihat, perlu adanya upaya bagi PT KCI untuk mengevaluasi regulasi dan SOP yang ada terkait layanan bagi pengguna disabilitas," kata Maneger.
"PP Muhammadiyah meminta agar kejadian Alun ini menjadi momen memperbaiki layanan bagi pengguna disabilitas sebagai bagian perlindungan, pemenuhan, dan penghormatan hak hak penyandang disabilitas. Agar kejadian tersebut tidak terulang," tandasnya. (OL-2)
Fokus utama KND bukan sekadar pada perolehan medali, melainkan memastikan negara hadir dalam memberikan hak yang setara bagi atlet disabilitas.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Abdul Mu’ti menukil buku Tom Nichols Matinya Kepakaran (The Death Of Expertise) yang menggambarkan ilmuwan itu semakin tersaingi oleh berbagai teknologi.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Muhammadiyah mendukung penuh tanpa ragu.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak umat menyikapi perbedaan awal Ramadan dengan bijak serta menjadikan puasa sebagai perekat sosial dan penguat akhlak.
UMAT Islam di berbagai belahan dunia bersiap menyambut puasa Ramadan 1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved