Rabu 20 November 2019, 07:10 WIB

Lokalisasi Prostitusi di Jawa Ditutup

(Ant/H-1) | Humaniora
Lokalisasi Prostitusi di Jawa Ditutup

ANTARA/I.C.Senjaya
Suasana acara penutupan lokalisasi prostitusi Gambalingu di perbatasan Semarang dengan Kendal, Jawa Tengah, pada Selasa (19/11/19).

 

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) menyatakan seluruh lokalisasi prostitusi di Pulau Jawa telah ditutup setelah penutupan lokalisasi Gambilangu di perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

"Jawa sudah selesai," kata Dirjen Rehabilitasi Sosial, Tuna Susila, dan Korban Perdagangan Orang Kementerian Sosial Waskita Budi Kusumo saat penutupan Lokalisasi Gambilangu, kemarin. Dia juga mengatakan ada 169 lokalisasi prostitusi di berbagai wilayah Indonesia yang ditargetkan ditutup tahun ini dan 162 di antaranya sudah dieksekusi.

Terkait dengan penutupan lokalisasi Gambilangu, Kemensos mengalokasikan dana Rp1,3 miliar untuk tali asih bagi perempuan pekerja seksnya. Dana itu diperuntukkan bagi 226 perempuan pekerja seks di Gambilangu yang dipulangkan ke tempat asal. Setiap pekerja seks di sana mendapat tali asih Rp6 juta per orang. Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu dan Bupati Kendal Mirna Annisa hadir dalam acara penutupan lokalisasi prostitusi Gambilangu yang digelar di kompleks Terminal Mangkang Semarang. (Ant/H-1)

Baca Juga

AFP/Bay Ismoyo

Abaikan Protokol, Rizieq hingga Mer-C Akan Diminta Keterangan

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 29 November 2020, 21:47 WIB
Menurut dia, Rizieq bisa saja merasa sehat dan tidak menularkan penyakit kepada orang lain. Tapi Rizieq selalu dikerumuni sehingga bisa...
Antara/Asprilla Dwi Adha

Sindir Rizieq, Mahfud: Warga yang Baik Taat Protokol Kesehatan

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 29 November 2020, 20:54 WIB
"Dalam situasi penularan covid-19 yang masih terjadi setiap warga negara hendaknya menjalankan protokol kesehatan termasuk secara...
Antara/Arnas Padda

Pembukaan Sekolah Harus Perhatikan Indikator Epidemiologis

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 29 November 2020, 20:20 WIB
"Paling tidak bisa menggunakan indikator epidemiologi, kalau kasus banyak atau zona merah dan oranye, saya sarankan tidak membuka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya