Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 310 warga di Kota Tegal, Jawa Tengah, terserang penyakit human immunodeficiency virus (HIV). Jumlah itu sekitar 0,1 persen dari 285 ribu jumlah penduduk Tegal.
Data tersebut disampaikan Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat menghadiri seminar soal HIV bertajuk "Generasi Sehat Indonesia Unggul, Bersama Masyarakat Meraih Sukses" di gedung Adipura Komplek Balaikota Tegal, hari ini.
Dedy menyebut banyaknya warga Kota Tegal yang terkena penyakit HIV/AID faktor penyebabnya banyak seperti keturunan, penularan, seks bebas dan ekonomi.
''Karenanya orang tua supaya mengawasi anak-anak masing-masing agar tidak terjerumus ke hal negatif,'' pinta Dedy.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari, menyampaikan tujuan Seminar HIV untuk meningkatkan peran serta kepedulaian dan keterlibatan baik pemerintah instansi terkait swasta dan masyarakat.
"Ini untuk mewujudkan zero HIV/AIDS pada 2030 serta mengurangi stigma dan diskriminasi pederita HIV/AIDS," ucap Sri Primawati.
Menurut Sri Primawati seminar dihadiri 200 peserta yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, camat, lurah, organisasi profesi kesehatan, kepala puskesmas, LSM dan unsur Ormas.
"Seminar ini merupakan rangkaian aperingatan Hari Kesehatan Nasional yang ke-55 tahun 2019," jelasnya. (OL-11)
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Cek kesehatan berkala sangat dianjurkan untuk masyarakat dengan tujuan mengetahui status kesehatan, mendeteksi dini gangguan kesehatan, dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Sejumlah jenis makanan tidak dianjurkan untuk dipanaskan berulang kali karena dapat merusak zat gizi dan bahkan memicu pembentukan senyawa berbahaya bagi kesehatan.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved