Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BELAKANGAN ini Indonesia kerap menerima limbah impor dari sejumlah negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Australia, dan Jerman. Sustainable Business Advisor Unilever, Sinta Kaniwati, mengatakan, sampah impor muncul karena adanya kebutuhan tetapi pasokan tidak mencukupi.
"Sebenarnya secara bahan baku di Indonesia nggak kurang, tapi bagaimana caranya agar kualitas dari kemasan bekas pakai bisa bersaing dengan sampah impor," kata Sinta dalam acara Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) 2019 di Hotel Harris Vertu, Jakarta, Senin (11/11).
Selain itu, sistem pengumpulan sampah di Tanah Air dinilai belum evisien sehingga harga sampah daur ulang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan sampah impor dari luar negeri.
Sinta mengatakan, Indonesia dapat mengurangi, bahkan menghentikan impor sampah jika sistem daur ulang di dalam negeri sudah terbangun dengan baik. Selain kesadaran masyarakat, dibutuhkan pula perhatian dari pemerintah agar ekosistem daur ulang dapat berkembang.
"Sebenarnya industri ini (daur ulang) akan tumbuh jika dari pemerintah memberikan regulasi yang kondusif salah satunya regulasi tentang bagaimana untuk bahan daur ulang plastik diterapkan," kata Director of Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wiboyo.
Baca juga: Kemenkes Didorong Terbitkan Regulasi Rokok Elektrik
Di samping itu, Karyanto berharap pemerintah juga dapat memberikan insentif secara keseluruhan agar industri daur ulang bisa terus berkembang.
"Contohnya seperti pajak terkait dengan PPN, karena kalau kita lihat di Indonesia industri daur ulang akan banyak berhubungan dengan sektor informal yang mereka juga bukan perusahaan yang kena PPN jadi ada gap terkait dengan pajak," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Head of Environment Unilever Indonesia Maya Tamini menambahkan, pemerintah bersama industri perlu bersama-sama mengkoordinasi sektor informal, dalam hal ini pemulung dan pelapak yang sebenarnya memiliki peran besar dalam industri daur ulang namun hampir tidak pernah tersentuh program-program pembangunan.
"Industri harus dibantu agar lebih ideal, agar pelaku industri daur ulang bisa bertumbuh terus. Sementara ini adalah kunci terjadinya circular economy dan hasil produksi dari mereka sangat dibutuhkan untuk menjadi supply material," imbuhnya.
Pada akhirnya, pembangunan infrastruktur yang memadai dengan turut melibatkan pemerintah daerah dan adanya sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pusat, turut menjadi syarat agar sistem daur ulang di Indonesia dapat dibangun dengan baik, baik di kota maupun di desa. (OL-1)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Melampaui sidak terminal, inilah 5 kebijakan radikal Menteri LH Hanif Faisol untuk tuntaskan krisis sampah nasional melalui sistem MRF dan Gakkum.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan total sampah yang dihasilkan selama periode mudik bisa mencapai sekitar 71.960 ton.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved