Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyerahkan semua keputusan mengenai kebijakan pendidikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang baru Nadiem Anwar Makarim. Bidang tugas Kemendikbud ke depan juga melingkupi Pendidikan Tinggi yang selama ini berada di kementerian tersendiri.
"Tadi Pak Mendikbud sudah bilang ingin mempelajari dulu situasi, saya kira betul. Kemudian saya sudah menyerahkan rencana strategis pendidikan, mana yang perlu dievaluasi dan mana yang perlu dilanjutkan," ujar mantan Mendikbud itu di Jakarta, kemarin.
Sejumlah program dirancang oleh Muhadjir seperti penerapan sistem zonasi untuk mengatasi masalah pendidikan dan kompetensi guru, penyelesaian masalah guru honorer, hingga program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sebelumnya, Muhadjir menitipkan empat hal pada Mendikbud baru yakni program penguatan pendidikan karakter, percepatan distribusi KIP, melanjutkan revitalisasi sekolah, dan memperluas zonasi sekolah.
Muhadjir menambahkan sebagai Menko PMK dirinya diminta Presiden Jokowi untuk fokus pada dua hal, yakni memperluas lapangan pekerjaan dengan mendidik tenaga terampil dan manajemen talenta yang bertujuan mendata talenta hebat yang dimiliki Indonesia.
Harapan kepada Mendikbud Nadiem juga disampaikan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yakni kelanjutan kebijakan zonasi pendidikan. Zonasi menurut KPAI adalah upaya paling tepat membenahi pendidikan dari akarnya. KPAI lanjut dia, mendorong lahirnya Peraturan Presiden tentang sistem zonasi pendidikan sebagai sarana kolaborasi dan sinergi antar kementerian atau lembaga dengan pemerintah daerah.
Terpisah Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Yos Johan Utama menantikan pemikiran out of the box dari Menteri Nadiem dalam upaya memajukan pendidikan Indonesia. Ia menambahkan Nadiem memiliki pengalaman memimpin suatu perusahaan yang fenomenal dan diharapkan bisa mengakselerasi program kerja Kemendikbud. "Kinerja kabinet yang baru ini akan dilihat dalam 100 hari pertama," ujarnya.
Perlu pembuktian
Di sisi lain, Ketua.Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) M Ramli Rahim mengaku skeptis. "Nadiem memang Alumni Brown University dan Harvard Business School, AS namun belem tentu tahu peta soal pendidikan negeri," ujarnya. Ia menilai kesuksesan Nadiem di Gojek belum tentu bisa dipakai untuk menangani dunia pendidikan yang banyak masalah.
Dicontohkan masalah kekurangan guru di sekolah negeri mencapai 1.141.176 orang belum termasuk 391.644 guru yang akan pensiun pada 2020 hingga 2024. Belum lagi, SMK masih menduduki peringkat tertinggi jumlah pengangguran di Indonesia.
"Meski demikian, kami yakin sepenuhnya Presiden Jokowi pasti punya harapan tersendiri terhadap Nadiem. Boleh jadi setelah melihat percobaan "Profesor" berulang kali, kini Pak Jokowi ingin memilih yang segar dan tak banyak teori," pungkasnya.(HJ/H-1)
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Selain Tom Lembong, masih ada beberapa mantan menteri era Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Berikut beberapa mantan menteri tersebut.
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Jokowi.
“Setahu saya ada. Kan Pak Prabowo sudah ngomong kalau nama-nama dari kabinet Pak Jokowi yang bagus-bagus akan juga dipakai untuk membantu beliau."
MENTERI Sosial Tri Rismaharini bungkam saat ditanya rencana mundur dari kabinet Presiden Jokowi. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media, Selasa (3/9).
PDIP berharap reshuffle kabinet di akhir masa jabatan ditujukan untuk meningkatkan kinerja. Pasalnya, persoalan perekonomian rakyat mendesak untuk diselesaikan.
Saat ditanya lebih lanjut soal Menteri ESDM Arifin Tasrif yang akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden enggan menjawab kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved