Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Batik Nasional secara rutin dirayakan setiap 2 Oktober bertepatan dengan ditetapkan batik sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity atau Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-Bendawi oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2 Oktober 2009.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Yayasan Batik Indonesia yang ke-25 serta ditetapkannya batik Indonesia sebagai warisan budaya nonbendawi oleh UNESCO, Yayasan Batik Indonesia merayakan Hari Batik Nasional 2019 dengan tujuan melestarikan dan meningkatkan nilai tambah batik Indonesia yang merupakan potensi kekayaan Nasional.
Setiap tahunnya sejak 2009, Yayasan Batik Indonesia menggelar acara memperingati Hari Batik Nasional sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini mengangkat tema yang berbeda.
Pada jumpa pers berkaitan dengan Hari Batik Nasional 2019 di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (17/9), hadir Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Jultin Ginandjar Kartasasmita, Direktur IKM (Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka) Kementerian Perindustrian E. Ratna Utarianingrum, Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2019 Diana Santosa, dan Sekretaris Jenderal Yayasan Batik Indonesia Damayanti Hakim Tohir.
Pada jumpa pers tentang rangkaian kegiatan Hari Batik Nasional (HBN) 2019, Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2019 Diana Santosa mengatakan HBN 2019 mengambil tema 'Membatik untuk Negeri'.
HBN 2019 akan dirayakan di dua kota yakni DKI Jakarta pada 24-27 September 2019 dan Puncak HBN 2019 akan dirayakan di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 2 Oktober 2019. "HBN 2019 merupakan sesuatu yang istimewa buat kita karena diadakan di dua tempta yakni Jakarta dan Solo," kata Ketua Panitia HBN 2019 Diana Santosa
Selain itu, peringatan HBN 2019 akan diadakan peluncuran buku Batik Indonesia, e-book Batik Indonesia, dan juga website Yayasan Batik Indonesia sehingga pengetahuan dan sisi edukatif mengenai batik dapat lebih diterima oleh masyarakat umum.
Pada HBN 2019 dengan tema 'Membatik untuk Negeri' akan digelar acara membatik massal yang melibatkan 500 pembatik. Acara HBN 2019 akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap Batik tradisional Indonesia sehingga pasar batik yang sudah sedikit menurun dapat bangkit kembali.
“Kehadiran Presiden Republik Indonesia didampingi Ibu Negara adalah sebagai simbol dukungan dan kecintaan pemerintah dan masyarakat terhadap batik Indonesia. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pengrajin batik untuk terus berkreasi dan berkembang untuk kemajuan Batik Indonesia,” tutur Diana Santosa, Ketua Panitia HBN 2019.
Diana mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pendukung acara tahun ini yang antara lain Kementerian Perindustrian, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Luar Negeri RI, Djarum Foundation, dan lainnya.
Tak hanya itu, Kementerian Perindustrian dengan Yayasan Batik Indonesia akan menggelar serangkaian acara antara lain Pameran 'Pasar Batik Rakyat'. Pemeran tersebut akan menghadirkan koleksi batik tulis dan cap dari berbagai provinsi dengan harga yang terjangkau.
Pemeran tersebut akan didakan di Plaza Kementerian Perindustrian, Jakarta pada 24-27 September 2019. Pembukaan pameran ini akan diikuti dengan peluncuran website www.yayasanbatikindonesia.com.
Untuk menyemarakkan acara juga iisi dengan peragaan busana designer Yayasan Batik Indonesia dengan menampilkan para model dari para istri duta besar dari negara-negara sahabat di antaranya Jepang, Thailand, dan Brasil.
Pameran juga akan diiringi dengan beberapa penampilan: musik tradisional Jawa Barat angklung oleh Mitra Seni Indonesia, Talkshow bertajuk 'Batik Diatas Tenun Serat Alam' oleh Myra Widiono, Warlami & Benny Ardianto, Talkshow “Fashion Stylist” oleh Dewi Utari, Talkshow 'Batik Sulam Tenun', dan Fashion Show oleh Rajib Nasrudin dan Hijab Stylist oleh Astri Gustiningtyas yang selengkapnya dapat diakses di akun sosial media Hari Batik Nasional 2019 (re: @haribatiknasional.2019).(OL-09)
FCU terlibat langsung dalam proses pengembangan bisnis para partner, mulai dari perumusan strategi, positioning merek, hingga kesiapan menghadapi klien berskala besar.
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Kemenekraf memperkuat jejaring industri kreatif Indonesia ke pasar global melalui JAFF Market 2025. Acara ini menghadirkan 10 IP unggulan serta membuka peluang investasi
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyoroti potensi besar generasi muda Tanah Datar yang tampil memukau dalam rangkaian acara tersebut.
Dengan mengusung tema 'Feel The Art, Hold The Expression, and Live The Creation, Foom dan Never Too Lavish juga memperkenalkan kolaborasi produk edisi khusus, Lavish Silver.
Pembahasan RUU Hak Cipta di Badan Legislasi (Baleg) DPR membuka kembali kebutuhan mendesak akan membuka regulasi yang lebih adil bagi pelaku industri kreatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved