Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TERDAPAT 900 lebih kontainer berisi sampah impor menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pihak berwenang, yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, masih belum melakukan pemeriksaan apakah ratusan kontainer sampah impor tersebut mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
"Di Tanjung Priok masih ada 962 kontainer yang berisi limbah. Kami belum memeriksa apakah terdapat B3 di ratusan kontainer sampah impor tersebut. Kami akan memeriksa bersama Kementerian LHK untuk menguji apakah komoditas yang terkandung dalam kontainer itu terkontaminasi B3 atau tidak," kata Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea dan Cukai, Deni Surjantoro, kepada Media Indonesia, kemarin.
Mekanisme impor limbah diatur dalam Permendag Nomor 31/M DAG/PER/5/2016 tentang Ketentuan Impor Limbah Nonbahan Berbahaya dan Beracun. Peraturan itu membolehkan impor limbah selama tidak mengandung B3.
Dalam Pasal 1 ayat 5 dijelaskan yang tergolong B3 ialah limbah yang karena sifat, konsentrasi, dan jumlahnya merusak atau mencemarkan lingkungan hidup serta membahayakan kesehatan manusia baik secara langsung maupun tidak.
Sampai kini, Ditjen Bea dan Cukai menunggu konfirmasi dari otoritas Pelabuhan Tanjung Priok mengenai negara pengekspor sampah tersebut. Namun, Bea dan Cukai sudah me-ngantongi nama-nama perusahaan yang mengimpor sampah tersebut.
"Ada dua perusahaan, yaitu NH dan ART. Kedua perusahaan daur ulang limbah itu berlokasi di Tangerang, Banten. Apabila ternyata ratusan kontainer limbah impor tersebut terkontaminasi B3, harus dikembalikan ke negara asal (reekspor) paling lama 90 hari sejak kedatangan," ujar Deni.
Dua pelabuhan
Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati, sebelumnya mengemukakan bahwa sampah impor yang terpapar limbah beracun di dua pelabuhan telah direekspor.
"(Limbah impor) yang ada di Pelabuhan Batam dan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sudah habis semua. Sudah direekspor semua," ungkap Vivien, Minggu (8/9).
Maraknya impor sampah ke Indonesia karena negara-negara Barat sudah kewalahan mengelola sampah mereka sendiri. Lalu mereka menjadikan negara-negara ASEAN sebagai 'tong sampah' karena Tiongkok sejak 2017 menolak impor scrap kertas dan plastik yang bercampur limbah B3.
Dalam dua bulan terakhir, beberapa negara di Asia Tenggara seperti Kamboja, Indonesia, Malaysia, dan Filipina memutuskan untuk mereekspor ratusan kontainer yang berisi limbah plastik ilegal ke Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Hong Kong, dan Amerika Serikat.
Pemerintah Indonesia pun membawa isu sampah ilegal atau yang dilabeli keliru sebagai bisa didaur ulang, tetapi ternyata tidak itu dalam pertemuan ASEAN Agustus lalu.
"Jadi, dari sisi diplomasi, Indonesia sudah melakukan langkah ini di tingkat ASEAN. Itu dulu yang bisa saya sampaikan. Para menlu ASEAN menyatakan penolakan pemerintah mereka terhadap perpindahan lintas batas ilegal limbah berbahaya," kata Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah. (Hym/X-3)
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Akibat produktivitas bongkar muat yang menurun di beberapa jalur pelabuhan, pemilik kapal dan pengguna jasa pelabuhan mengeluh lantaran biaya operasional mereka melonjak.
JICT mengoperasikan dua side loader electric vehicle (EV) dan dua reach stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal pelabuhan.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Pada Minggu (4/1) ribuan kapal nelayan masih disandarkan di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Salah satu fokus utama koordinasi tahun ini adalah mitigasi dampak cuaca ekstrem.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved