Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) kembali menyelenggarakan gowes bareng pada Sabtu (7/9) pagi tadi. Kegiatan dengan tagline 'Gowes 3.0 1.000 Alumni UNS and Friends' itu mengambil rute sejauh 14 kilometer di Jakarta, yakni dari Gelora Bung Karno, Senayan, hingga Bunderan Hotel Indonesia.
Yang menarik, jumlah peserta gowes bareng alumni UNS yang ketiga kalinya ini melebihi target. Dari target awal hanya 1.000, hingga menjelang start pagi tadi sudah mencapai 1.257 peserta. Separuhnya atau sekitar 600 peserta ialah alumni UNS. Sisanya masyarakat umum.
"Ini acara yang luar biasa, ini menjadi tanda bahwa IKA UNS menyatu bersama masyarakat," ujar Wakil Ketua IKA UNS Zudan Arif Fakhrulloh yang juga Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri dalam sambutan pada pembukaan acara gowes di Senayan, Jakarta.
"Acara ini menjadi bagian dari silaturahmi antaralumni maupun alumni dan masyarakat. Ini ada acara ini akan terjalin kolaborasi dan sinergi antarkomponen untuk bisa memberikan manfaat satu sama lain, bagi almamater dan bagi bangsa Indonesia," imbuhnya.
Kegiatan gowes itu dihadiri juga oleh Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho, Ketua IKA UNS Budi Harto yang juga Direktur Utama Adhi Karya, serta Rektor Universitas Cenderawasih Papua yang juga alumni UNS, Apolo Safanpo.
"Ini adalah ajang yang bisa menguatkan jaringan antaralumni yang tersebar lintas angkatan dari tahun 1976 hingga 2019, 11 fakultas, bahkan dari Papua pun ada yang datang. Gowes ini menjadikan alumni solid dan tentu menyehatkan,” kata Rektor Jamal.
Sejumlah peserta mengaku puas dan bahagia bisa bertemu dengan sejumlah alumni dari berbagai angkatan.
“Saya bisa kenal dengan senior angkatan 1977. Seru bisa ngobrol dengan beliau,” ujar Deny salah satu peserta, alumni Fisip angkatan 92 sembari mengelap keringat usai Gowes. (RO/X-12)
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved