Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Menteri LHK : Menteri Pertanian Turut Dilibatkan Tangani Karhutla

Indriyani Astuti
06/9/2019 17:15
Menteri LHK : Menteri Pertanian Turut Dilibatkan Tangani Karhutla
Menteri LHK Siti Nurbaya(MI/Mohamad Irfan)

KEMENTERIAN Pertanian akan dilibatkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menuturkan perlu peran Kementerian Pertanian dalam mengedukasi masyarakat agar melakukan pembukaan lahan tanpa bakar.

Ia menjelaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution akan memanggil dua direktorat jenderal (Ditjen) yaitu Ditjen Perkebunan dan Tanaman Pangan.

"Memang harus ditangani di situ sebab lahan masyrarakat," terang Menteri Siti ketika ditemui sesuai peluncuran buku dan coffee morning bertajuk Refleksi lima tahun aksi korektif mengelola lingkungan hidup dan kehutananan di Auditorium Dr. Soejarwo Gedung Manggala Wanabakti di Jakarta, Jumat (6/9).

Menurut Siti, masyarakat harus diberikan alternatif untuk penghidupan agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Ia mengungkapkan mekanismenya sudah disusun sejak tahun lalu, tetapi terkendala masalah penyuluhan.

Baca juga: Karhutla di Wonogiri Kian Mengancam

Karena itu, Kementerian Pertanian dilibatkan untuk bimbingan dan penyuluhan pada para petani dalam pengelolaan lahan tanpa bakar.

"Ketika masyarakat mengerti itu yang paling penting. Bagaimana masyarakat bisa mengerti kalau penghidupannya saja tidak jelas," tutur Menteri Siti.

Terkait meningkatnya jumlah titik panas secara siginfikan di Kalimantan, Siti sudah meminta Direktur Jenderal Penegakan Hukum untuk memeriksa lahan milik korporasi atau masyarakat yang terbakar. Menteri Siti mengungkapkan ada dugaan satu lahan milik perusahaan di Kalimantan yang terbakar, tetapi masih harus diverifikasi di lapangan. Meski demikian, lahan yang terbakar kebanyakan milik masyarakat.

"Manggala Agni sudah turun berserta tim dari daerah oleh pak presiden sudah diingatkan juga," pungkasnya.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya