Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menargetkan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) dapat diselesaikan pada 2019. GDPK yang digagas dalam Peraturan Presiden No 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan selama ini belum ada tindak lanjut sehingga terjadi disparitas kependudukan.
"Disparitas menjadi satu tantangan dalam grand design ini karena harus rinci. Grand design yang mengambang lalu tidak direct ke kabupaten dan provinsi juga tidak bisa diimplementasikan," jelasnya di Jakarta, kemarin.
Diungkapkan, selama ini banyak pembahasan dan diskusi kependudukan, namun belum ada hasil yang mengarah pada grand design kependudukan tersebut. "Hal terpenting dalam pembangunan kependudukan yang berkualitas terlebih dulu memastikan data akurat tentang kuantitas penduduknya. Kuantitas penduduk berperan penting menimbulkan struktur penduduk," ujarnya.
Dalam mengimplementasikan grand design tersebut BKKBN harus melibatkan berbagai lembaga dan kementerian sehingga dibutuhkan kerja sama dan koordinasi yang baik. "Target 2019 karena memang rumit dan melibatkan banyak pihak jadi harus membangun hubungan yang baik dulu karena di sini yang sering menjadi masalah," pungkasnya.(Sru/H-1)
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved