Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGURUAN tinggi menjadi salah satu tumpuan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menyongsong Indonesia Emas pada 2045. Lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya kompeten secara akademik tapi juga memiliki karakter unggul serta kreatif dan inovatif.
"Kualitas SDM sangat menentukan pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Semakin lama SDM kita harus semakin cerdas kompetitif, dan responsif terhadap perubahan," kata Plt Rektor Universitas Trisakti Ali Ghufron Mukti dalam diskusi Menyiapkan Mahasiswa USAKTI menjadi Generasi Emas untuk Indonesia Unggul, di kampus Universitas Trisakti, Jakarta, Senin (19/8).
Menurut Ghufron, bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia pada 2030-2045 harus dipersiapkan dengan matang melalui penyiapan SDM generasi muda saat ini. Pasalnya, mengutip laporan Price Waterhouse Cooper, Indonesia diproyeksikan akan menjadi kekuatan ekonomi nomor empat dunia pada 2050.
Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristek Dikti itu mengatakan potensi lulusan perguruan tinggi untuk mendukung penyiapan SDM unggul sangat besar. Tercatat ada lebih dari 4.500 kampus di Indonesia dengan jumlah mahasiswa sekitar 6 juta orang.
Pada 2030, angkatan usia produktif Indonesia diprediksi mencapai lebih dari 65% dari total populasi. Saat usia emas Indonesia di 2045, angka usia produktif diperkirakan masih akan tetap tinggi.
"Perguruan tinggi memang harus bekerja keras menyiapkan dan mengembangkan potensi mahasiswa semaksimal mungkin. Lulusan perlu diarahkan tidak hanya sebagai pencari kerja tali juga pencipta peluang kerja," ujar Ghufron.
Di Universitas Trisakti, lanjut dia, penyiapan SDM unggul dilakukan dengan model pendidikan yang mengedepankan cara berpikir kritis, krrativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Selain pembangunan karakter atau mental juga dilakukan. Di sisi lain, demi menjamin peningkatan kompetensi sesuai kebutuhan industri dan keterserapan lulusan, Trisakti juga menggandeng dunia usaha untuk program magang.
"Anak muda harus miliki karakter yg unggul. Fungsi perguruan tinggi tidak hanya mengedukasi tp juga membangun karakter unggul pada mahasiswa," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Media Group dan Universitas Trisakti. Kerja sama yang disepakati meliputi berbagai bidang seperti pengembangan SDM, program magang, lokakarnya, dan lainnya.
CEO Media Group News Mirdal Akib mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung visi Indonesia Emas. Sebagai perusahaan media dengan berbagai platform, imbuhnya, Media Group senantiasa akan tetap menghadirkan informasi berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami berada di posisi memilih untuk mendukung bonus demografi dan pencapaian visi Indonesia Emas dengan memberikan literasi kepada masyarakat. Utamanya untuk menciptakan Indonesia bebas dari hoaks," ujarnya. (OL-09)
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Laskar Trisakti 08 menyalurkan ribuan paket bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir Sumatra.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai komponen masyarakat Desa Munjul, mulai dari warga sekitar, ibu PKK, hingga pengrajin enye.
Gerakan Tabola Bale yang mencerminkan kebudayaan Nusantara dikoreografikan secara khusus sehingga dapat dilakukan secara massal, tanpa kehilangan nilai estetik dan kekompakannya.
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti ini menyasar kader PKK di Desa Ginanjar
Terdapat sekitar 30 warga Indonesia di Taiwan yang terdiri dari pekerja migran Indonesia dan mereka yang menempuh pendidikan lanjut yang menikmati layanan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved