Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Polri Catat Titik Panas Karhutla Turun Sampai 869

Ferdian Ananda Majni
17/8/2019 02:30
Polri Catat Titik Panas Karhutla Turun Sampai 869
Pemadaman kebakaran hutan dan laghan di Kalimantan Tengah(Antara/Bayu Pratama)

KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) mencatat adanya penurunan jumlah titik panas (hotspot) dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Indonesia.

Kepala Biro Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, titik panas pada Jumat (16/8) mencapai 869 hotspot, atau turun dari sehari sebelumnya yang mencapai 1.058 hoitspot.

"Wilayah Sumatera dan Kalimantan masih mendominasi (titik panas)," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/8).

Baca juga : Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Jambi

Berdasarkan data kepolisian, insiden karhutla masif terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Kata Dedi, sejumlah titik hotspot yang perlu segera ditangani juga ditemukan di sejumlah wilayah lainya.

"Titik hotspot tidak hanya di Kalimantan dan Sumatera saja. Beberapa wilayah di Sulawesi juga ada hotspot, harus diantisipasi secara maksimal," sebutnya.

Dedi memastikan, seluruh jajaran kepolisian di daerah telah diperintahkan guna menanggulangi bencana kebakaran tersebut. Sebab, titik api terus bermunculan apabila luput dari pantauan.

Kepolisian Daerah (Polda) yang berada di daerah rawan karhutla juga diminta segera mengusut kasus karhutla. Sebab, diduga dipicu oleh kesengajaan pihak tertentu. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya