Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Seorang ibu menyusui bayi memang sesuatu yang alami. Namun, proses itu belum tentu mudah dilakukan, terlebih untuk para ibu baru. Dukungan dari suami, keluarga, dan orang-orang sekitar sangat menentukan keberhasilan ibu dalam menyusui bayinya.
“Proses keluarnya ASI dari payudara ibu melibatkan kerja sejumlah hormon dalam tubuh ibu. Antara lain hormon oksitosin,” papar dokter konselor laktasi dr Indri N Advani pada seminar bertajuk Peranan ASI Eksklusif dalam Menyiapkan Generasi Z yang digelar Rumah Sakit Premier Bintaro (RSPB), Tangerang Selatan, pekan lalu.
Jika produksi hormon oksitosin minim, ASI tidak akan bisa keluar maksimal. Produksi hormon oksitosin ini sangat bergantung pada kondisi psikologis ibu. Kalau ibu tenang, nyaman, produksi hormon oksitosin meningkat. Sebaliknya, bila ibu gelisah, cemas, produksi hormon oksitosin terhambat.
Karena itulah, orang-orang sekitar ibu, terutama suami, harus mampu menciptakan kenyamanan bagi si ibu menyusui.
“Tidak perlu yang mewah-mewah, cukup beri perhatian tulus sudah sangat berarti bagi ibu. Bantuan-bantuan ringan seperti membuatkan minuman, memijat punggung atau kaki saat ibu kelelahan, sangat bermanfaat bagi kenyamanan ibu,” terang dokter yang berpraktik di Klinik Laktasi RSPB itu.
Orangtua, mertua, dan anggota keluarga lainnya juga perlu ikut mendukung. Yang terpenting, jangan mematahkan semangat ibu dalam menyusui bayi.
“Misal, ketika bayi menangis, jangan sampai ada komentar ‘itu ASI-mu kurang, nggak bagus, bayinya nangis-nangis kelaparan’. Komentar seperti itu pasti membuat ibu down. Lagi pula, bayi menangis kan belum tentu karena lapar,” kata dr Indri.
Persiapkan sejak kehamilan
Dokter Indri menambahkan, pengetahuan ibu seputar laktasi juga sangat menentukan keberhasilannya dalam menyusui. Ibu harus banyak-banyak belajar, idealnys sejak kehamilan. Seperti, bagaimana proses produksi ASI, bagaimana posisi menyusui yang benar, bagaimana mengatasi masalah-masalah yang terjadi misalnya puting tenggelam, juga cara menyetok ASI perah dan langkah pemberiannya ASI perah kepada bayi.
“Untuk menambah pengetahuan itu bisa dilakukan dengan banyak membaca, mengikuti seminar, bergabung di kelas-kelas prenatal seperti yang rutin digelar RSPB atau berkonsultasi dengan konselor laktasi di Klinik Laktasi,” saran dr Indri.
Konsultasi dengan konselor laktasi, lanjutnya, tidak hanya bermanfaat menambah pengetahuan ibu tetapi juga mendeteksi potensi masalah dan mengatasinya. Misal, pada sebagian ibu yang puting susunya tenggelam, bisa mulai diterapi agar saat menyusui bayinya kelak bisa lancar. (OL-09)
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Temukan inspirasi resep minuman kekinian dengan susu yang viral dan mudah dibuat. Lengkap dengan tips bisnis, modal, dan variasi rasa untuk pemula.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Susu dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi berbagai produk seperti keju, yogurt, mentega, dan susu bubuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved