Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang akan mendata dan memantau handphone atau smartphone dan akun media sosial para mahasiswa dan dosen dinilai kebablasan. Pasalnya, hal ini dinilai bukan domain Kemenristekdikti.
"Langkah Menristekdikti ini sudah kebablasan, seperti orang panik, kehilangan akal, sehingga masuk ke ranah yang bukan domainnya. serahkan saja ke polisi dan otoritas berwajib lainnya untuk urusan yang seperti itu," kata pemerhati pendidikan tinggi, Eddy Suandi Hamid, saat diminta komentarnya terkait wacana yang dilontarkan Menristekdikti M Nasir itu, Jumat (26/7) malam.
Eddy, yang juga mantan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini, mengakui memang ada sinyalemen radikalisme di beberapa kampus, termasuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) besar.
"Ini harus diatasi dengan edukasi yang baik di kampus, utamanya para dosen agar bisa memahamkan tentang toleransi dan hidup bersama di tengah keberagaman. Tentu dengan metode yang dialogis bukan dogmatis. Ini cara menangkal radikalisme di lembaga pendidikan yang benar," tegasnya.
Baca juga: Kemendikbud Gelar Festival Literasi Sekolah 2019
Lebih lanjut ia menilai langkah ini tak akan banyak hasilnya karena banyak cara kalau mau mengakali komunikasi di medsos, sebab aparat Kemenristekdikti hingga dosen tidak memiliki keahlian di situ dan bukan urusannya.
"Jadi serahkan pada pihak berwenang dan lebih berkompeten yang memamg mengurusi itu. Kalau mau menangkal radikalisme sesuaikan dengan cara pendidikan yang memang tugas menteri, bukan tugas polisional memata-matai mahasiswa dan dosen," ujarnya.
Ia menambahkan cara menangkal ancaman radikalisme yang dialogis melalui transfer of knowledge, pendidikan dan pengajaran yang dapat membuka akal pikir sehingga bisa meyakinkan dan memgajarkan pola hidup yang seharusnya di tengah keberagaman Indonesia. (OL-1)
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
Hal tersebut bisa dilakukan melalui program Edutrip untuk mempelajari sistem pendidikan, budaya akademik, dan strategi pengembangan program pendidikan perguruan tinggi di luar negeri.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Kemkomdigi mengatakan memblokir sejumlah situs hingga konten di media sosial atau medsos yang diakses oleh pelaku terduga peledakan di SMAN 72 Jakarta.
SELAIN menyarankan kata gratis dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dihapuskan, Komisi IX DPR RI juga menyoroti banyaknya plesetan MBG yang tersebar di media sosial
Opsi tersebut juga dinilai dapat memudahkan pemerintah untuk mengawasi ruang digital dari segala bentuk misinformasi serta hoaks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved