Kamis 18 Juli 2019, 21:45 WIB

UNJ Gandeng Lembaga Sertifikasi Profesi

Syarief Oebaidillah | Humaniora
UNJ Gandeng Lembaga Sertifikasi Profesi

ist
FIS UNJ melalui program studi Diploma Tiga (D3) Hubungan Masyarakat (Humas), jalin kerja sama dengan LSP-PRI Jakarta, Selasa (16/7)

 

GUNA meningkatkan kompetensi lulusan, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (FIS UNJ) melalui program studi Diploma Tiga (D3) Hubungan Masyarakat (Humas), menjalin kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSP-PRI).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua belah pihak telah dilakukan di Gedung FIS UNJ, Jakarta, Selasa (16/7). Turut hadir dalam penandatanganan tersebut Dekan FIS UNJ, Dr Muhammad Zid, dan Chairman LSP-PRI, Muslim Basya, didampingi Manajer Sertifikasi LSP PRI, Her Priantono, serta jajaran dosen Prodi D3 Humas. Hadir pula perwakilan mahasiswa Prodi D3 Humas yang akan mengikuti sertifikasi.

Dalam PKS ini tercantum FIS UNJ dan LSP-PRI bekerja sama terkait penyelenggaraan program asesmen atau uji kompetensi untuk profesi humas atau public relation bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Selain itu, kerja sama Uji Kompetensi meliputi dua skema sertifikasi, yaitu Skema Sertifikasi Junior Public Relations Officer dan Public Media Relations Officer. Melalui kesepakatan ini FIS UNJ menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) sesuai dengan Pedoman Panduan Verifikasi Tempat Uji Kompetensi LSP-PRI.

Dekan FIS UNJ, Muhammad Zid, menyambut baik kerja sama ini.

"Dengan PKS ini, kami sangat menyambut baik dan welcome kepada LSP PRI," kata Muhammad Zid dalam keterangan tertulis Kamis (18/7).


Baca juga: Trisakti Tourism Award Dukung Kemajuan Wisata Daerah


Menurut dia, brand image institusi ditentukan oleh humas. Selama ini, humas selalu identik dengan sosok ganteng dan cantik saja.

"Namun hal tersebut tidak cukup, karena humas mesti mampu mewakili perusahaan jika tidak memiliki kapabilitas. Humas memerlukan orang-orang kapabel dibidangnya karena humas adalah etalase institusi," tegas Muhammad Zid seraya menambahkan profesi humas merupakan profesi yang terbuka untuk semua bidang ilmu.

Karena itu, dia sangat bersyukur dan bergembira UNJ dan LSP-PRI bisa bersinergi, yang memang sangat dibutuhkan.

Senada dengan Dekan, Chairman LSP-PRI, Muslim Basya, mengutarakan bahwa profesi humas merupakan profesi yang terbuka untuk siapa saja.

"Karena humas merupakan profesi yang terbuka, maka diperlukan sertifikasi agar orang-orang yang berprofesi sebagai humas merupakan figur yang kompeten di bidangnya. Kami pun mengapresiasi kerja sama ini bersama FIS UNJ," kata Muslim.

Dia menegaskan, LSP-PRI merupakan lembaga sertifikasi humas pertama di Indonesia sejak 2006. (RO/OL-1)

 

Baca Juga

Dok. akun IG @jokowi

Jokowi Sampaikan Belasungkawa atas Kepergian Buya Syafii

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:04 WIB
Sekitar dua bulan lalu, Kepala Negara sempat menjenguk Buya Syafii di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Namun ternyata, itu merupakan...
Dok BPIP

Kepala BPIP: Bangsa Indonesia Kehilangan Sosok Pemikir Islam dan Ulama Kharismatik

👤Siswantini Suryandari 🕔Jumat 27 Mei 2022, 13:59 WIB
Buya Syafii dikenal sebagai ulama kharismatik sekaligus pemikir Islam kontemporer di...
ANTARA FOTO/ Reno Esnir

Puan Ajak Anak Bangsa Lanjutkan Cita-Cita Buya Syafii

👤Sri Utami 🕔Jumat 27 Mei 2022, 13:56 WIB
Ketua DPR Puan Maharani berduka atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Menurutnya, Bangsa Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya