Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Tidak semua anak di Indonesia bisa mendapatkan akses untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu disebabkan kondisi perekonomian orang tua mereka. Karena itu, beasiswa dari pihak sekolah bisa menjadi solusi mengatasi permasalahan tersebut.
Pemerataan akses pendidikan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia ini menjadi catatan penting bersama. United Nations Children's Fund (UNICEF) mencatat sekitar 4,4 juta anak-anak dan remaja berusia 7-18 tahun masih tidak bersekolah di Indonesia.
Anak-anak yang paling miskin, anak-anak penyandang disabilitas dan anak-anak yang tinggal di daerah-daerah tertinggal di negara ini paling berisiko putus sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan dan peningkatkan kualitas sumber daya manusia, Global Sevilla School, sekolah berbasis kesadaran penuh (mindfulness-based school) pertama di Indonesia, kembali melanjutkan pemberian beasiswa 100% bagi siswa berprestasi khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Salah satu cita-cita founders sekolah kami adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa-siswi berprestasi namun kurang beruntung secara ekonomi dapat mendapatkan pendidikan di sekolah kami," kata School Liaison and Career Guidance Officer Global Sevilla School, Fitri Krisnawati di Jakarta, Kamis (18/7).
"Hal ini kita mulai melalui program Beasiswa Global Sevilla, yakni beasiswa 100% bagi siswa-siswi berprestasi,” kata Fitri.
Pemberian beasiswa ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Superintendant Global Sevilla Michael Thia dan Pendiri Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Veronica Colondam.
Dalam pemberian beasiswa kepada siswa dari keluarga tidak mampu, Global Sevilla ini telah bekerja sama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) selama tiga (3) tahun terakhir. Dipilihnya YCAB karena memiliki rumah belajar yang memberikan solusi pendidikan bagi anak-anak kurang beruntung secara ekonomi.
Superintendent Global Sevilla School Michael Thia mengatakan sebanyak 24 siswa dari YCAB telah mendapatkan manfaat dari program beasiswa Global Sevilla. Para siswa penerima beasiswa ini belajar, berinteraksi dan berpartisipasi dengan siswa lainnya di semua kegiatan sekolah.
“Kami telah melihat keberhasilan pada siswa-siswa penerima beasiswa ini. Beberapa dari mereka kuliah di universitas atau mencari pekerjaan. Kami berharap yang terbaik untuk mereka,” katanya.(OL-09)
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Pengamat soroti polemik mantan penerima beasiswa LPDP. Simak analisis mengenai celah aturan, dilema karier, dan urgensi perencanaan tenaga kerja nasional.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Stella Chrstie ikut memberikan tanggapan terkait alumni LPDP viral karena ogah anaknya menyandang status WNI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved