Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RISET yang dilakukan oleh beberapa ahli Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memetakan daerah selatan Pulau Jawa masuk dalam kawasan rawan tsunami. Penelitian yang dilakukan peneliti LIPI Eko Yulianto lewat uji karbon menemukan deposit tsunami di pesisir Kulon Progo, Yogyakarta berusia 300 tahun.
Diduga tsunami di daerah itu pernah terjadi pada 1699. Deposit lebih tua juga ditemukan berusia 1698 tahun, 2785 tahun dan 3589 tahun. Deposit dengan usia lebih kurang sama, ditemukan di Lebak, Banten hingga Cilacap, Jawa Tengah.
Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono temuan itu menunjukan adanya potensi gempa besar dan tsunami di sepanjang wilayah tersebut.
"Sepanjang Selatan Jawa mempunyai risiko tsunami tinggi," ujar Rahmat dalam acara temu media terkait Desa Tangguh Bencana di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (10/7).
Baca juga: Kearifan Lokal dan Peran Pemda Penting untuk Mitigasi Bencana
Temuan tersebut, ucap Rahmat, menjadi dasar pentingnya penguatan kesiapsigaan masyarakat di selatan Pulau Jawa. Ia membandingkan daerah di selatan pulau Jawa dengan Sumatra Barat yang dianggap lebih siap dalam menanggulangi ancaman tsunami yang diprediksi berasal dari gempa besar segmen megathrust Mentawai. Hal itu pun sempat diungkapkan oleh peneliti LIPI Danny Hilman Natawidjaja, beberapa waktu lalu.
"Sumatra justru lebih siap dengan adanya tsunami Aceh bahwa ada Megathrust Mentawai. Sudah siap sarana dan prasarana seperti shelter-shelter tsunami di Sumbar dan edukasi masyarakat," ucap Rahmat.
Berdasarkan kajian risiko bencana Indonesia, Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat 584 desa di selatan Pulau Jawa yang masuk dalam kategori wilayah kelas rawan sedang dan tinggi tsunami. Menurut Direktur Pemberdayaan Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB Liliek Kurniawan, ada 600 ribu masyarakat yang bermukin di desa-desa tersebut.
"Dengan banyaknya jumlah penduduk, tsunami menjadi ancaman luar biasa yang banyak menelan korban apabila kapasitas masyarakat tidak dipekuat," tuturnya.(OL-5)
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
PENGAMAT Jaringan Damai Papua, Adriana Elisabeth, berpendapat kunjungan dan pertemuan Majelis Rakyat Papua (MRP) dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak mewakili seluruh Papua.
Baru-baru ini, pakar ilmu politik Ikrar Nusa Bhakti dalam sebuah dialog di TV mengatakan, politik di negeri ini sudah masuk kategori disgusting, bukan lagi interesting, bukan pula amusing.
PBB memperingatkan bahwa 40% hewan penyerbuk invertebrata (terutama lebah dan kupu-kupu), berisiko mengalami kepunahan global.
Neanderthal adalah spesies kuno yang tinggal di Eurasia 40.000 tahun yang lalu.
Beberapa pendatang pertama datang ke benua ini dari Tiongkok selama dua gelombang migrasi berbeda
Undang-undang yang ketat pada saat itu bertujuan untuk mengendalikan ekspansi perkotaan dan erosi tanah, serta untuk mencegah pasir gurun menyapu Tripoli,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved