Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Menpar Arief: Pariwisata Harus Bergerak ke Digital

Dhika Kusuma Winata
04/7/2019 18:45
Menpar Arief: Pariwisata Harus Bergerak ke Digital
Menteri Pariwisata Arief Yahya melakukan rapat kerja dengan Komisi X DPR di gedung parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (20/6)(ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

MENTERI Pariwisata Arief Yahya menyatakan dunia yang kini serba digital harus diikuti oleh sektor pariwisata. Ia menyebut lebih dari 70% wisatawan asing maupun domestik yang plesiran di berbagai destinasi Indonesia, kini sudah menggunakan media digital untuk mencari dan memesan berbagai akomodasi wisata.

Ia pun meminta seluruh pelaku industri pariwisata untuk segera beradaptasi menghadirkan layanan melalui medium digital.

"Dari sisi pasar sudah digital semua, terutama kalangan milenial. Semua search and booked melalui internet dan aplikasi ponsel. Dari sisi industri juga harus siap semua karena digital tourism ini masa depan pariwisata kita yang semua pasarnya milenial," kata Arief seusai Rakornas II Pariwisata di kantor Kemenpar, Jakarta, Kamis (4/7).

Ia memaparkan pihaknya menyiapkan lima strategi besar untuk transformasi menuju Tourism 4.0 sebagai upaya pengembangan wisata di Indonesia agar lebih dikenal di mata dunia.

Baca juga: Pariwisata Berpotensi Bergairah Kembali

Strategi tersebut meliputi branding Wonderful Indonesia Digital Tourism 4.0, pengembangan sumber daya manusia (SDM), penggunaan teknologi informasi, inisiatif pelaksanaan dan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, dunia bisnis, perguruan tinggi dan media.

"Kunci strategi pariwisata era industri 4.0 ialah pengembangan SDM dan ini sebagaimana program yang ditetapkan Presiden Jokowi tahun ini yakni fokus pada SDM," tuturnya.

Pengembangan SDM tersebut, jelasnya, akan dimulai dari para ASN Kemenpar dan sekolah vokasi pariwisata. Mereka akan dilatih antara lain untuk memetakan potensi digital tourism, promosi digital, pengembangan talenta.

Program kerja sama link and match antara Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) dan industri di bidang pengembangan kompetensi digital juga akan dilakukan. Selain itu, imbuh Arief, pihaknya juga menyiapkan program pengembangan dan pembinaan SDM desa wisata dan program kerja sama pengembangan startup pariwisata dan industri kreatif di berbagai destinasi wisata.

"Untuk industri nanti juga akan kita siapkan pengembangan SDM-nya," ucapnya.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya