Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HASTO Wardoyo resmi menjadi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) setelah dilantik Menteri Kesehatan Nila Moeloek di Jakarta, kemarin.
Dengan dilantiknya Kepala BKKBN yang baru itu diharapkan dapat mendorong program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga untuk menurunkan laju pertumbuhan penduduk.
Saat ini, laju pertumbuhan tergolong tinggi (1,36%) dari sasaran RPJMN 1,19% per tahun sesuai target 2010-2020.
Hasto, lanjut Nila, mengemban tugas berat sebagai Kepala BKKBN terutama menghadapi bonus demografi Indonesia.
“Harapan saya besar sekali karena kependudukan ini sangat memengaruhi dari sisi jumlah dan perlu diperhitungkan untuk menentukan kualitas manusia kita,” ujar Nila.
Diharapkan, Hasto dapat melanjutkan program dan kegiatan sebelumnya dengan memberdayakan sumber daya alam untuk meningkatkan kinerja BKKBN.
Berdasarkan sensus penduduk 2018, jumlah penduduk Indonesia sebesar 264 juta, bertambah 8,6 juta jiwa dari 2015. Kondisi tersebut memunculkan potensi Indonesia sebagai salah satu negara konsumen terbesar di dunia.
Di sisi lain, kenaikan jumlah penduduk sangat meme-ngaruhi pembiayaan negara untuk pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, air bersih, kerusakan lingkungan, dan lainnya.
Berdasarkan survei PBB, dari segi kualitas kependuduk-an, Indonesia menempati posisi 116 dari 188 negara yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index and Indicators 2018, UNDP).
“Diharapkan, program yang terkait dengan pendidikan dan kesehatan dapat didukung oleh semua pihak sebagai investasi pembangunan manusia Indonesia yang akan memberikan hasil bagi kepentingan masyarakat yang bersifat jangka panjang,” tegas Menkes Nila Moeloek. (Sru/H-3)
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved