Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

5 Jurus IAIN Halau Radikalisme

Mediaindonesia
28/5/2019 05:40
5 Jurus IAIN Halau Radikalisme
Rektor IAIN Surakarta Mudofir(ist)

INSTITUT Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Jawa Tengah, melancarkan lima jurus dalam menangkal tumbuh suburnya paham radikal di lingkungan kampus. Hasilnya sangat baik ditandai dengan tidak ada lagi kegiatan yang mencurigakan selama tiga tahun terakhir.

Karena itu pula, Rektor IAIN Surakarta Mudofir mengaku bingung saat kampus yang dipimpinnya itu termasuk dalam delapan perguruan tinggi negeri (PTN) yang menjadi basis kubu Islam eksklusif transnasional di Indonesia. Lembaga dakwah kampus (LDK) ditengarai menjadi pintu masuk berkembangnya paham radikal.

Temuan itu disebut sebagai hasil riset lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat beberapa kampus, antara lain Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

"Jika memang itu ada, IAIN Surakarta sudah lama mentransformasi LDK menjadi unit kegiatan mahasiswa Islam (UKMI). Perubahan ini untuk mengantisipasi LDK dijadikan tempat brainwash (pencucian otak) oleh 'pihak luar'," sahutnya, kemarin.

Selain mengubah nomenklatur, IAIN Surakarta melalui wakil rektor III dan pembina juga memperketat pengawasan kegiatan kemahasiswaan, termasuk UKMI. Mereka juga mengganti marbut masjid kampus.

Antisipasi lainnya ialah melalui kurikulum dan melakukan penelusuran rekam jejak dalam penerimaan dosen dan pegawai sehingga diharapkan aman dari dosen-dosen radikal, baik kanan maupun kiri. Mudofir melihat cara itu cukup efektif.

"Perlu kajian mendalam dari internal kampus untuk merespons hasil penelitian (LPPM Unusia dan UNS) itu."

Sebelumnya, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah merilis Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018. Beleid itu diterbitkan untuk menghalau berkembangnya intoleransi dan radikalisme di lingkungan kampus. Aturan itu mensyaratkan, UKM yang mengawal ideologi bangsa harus berkolaborasi dengan pihak kampus. (FR/H-3



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya