Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memerangi stuntung dan membantu pemerintah dalam mengatasi kecukupan gizi pada anak, Frisian Flag Indonesia (FFI) menggencarkan sosialisasi dan edukasi manfaat minum susu di Malang, Selasa (7/5). Sosialisasi minum susu ini dalam rangka hari susu se dunia dan hari Pendidikan Nasional.
FFI menggandeng Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran dan sejumlah sekolah dasar dalam sosialisasi manfaat susu ini.
Kegiatan itu sudah menjangkau 14 sekolah dasar yang tersebar di Bandung, Sumedang, Lembang, Pengalengan, Malang, dan Pasuruan. Dalam acara ini, pendidikan mengenai pentingnya kebiasaan minum susu setiap hari dan berolahraga secara teratur disampaikan kepada lebih dari 5.000 siswa SD.
Sejauh ini, komitmen FFI memberikan gizi yang baik bagi anak-anak dan keluarga Indonesia. Sebab pada umumnya pola makan sehari-hari orang Indonesia belum memenuhi gizi seimbang. Padahal dalam menu masyarakat modern, susu menjadi minuman yang wajib ada dalam kehidupan manusia sehari-hari.
"Mitos seputar susu harus dihilangkan lewat praktik minum susu disertai riset tentang perilaku minum susu. Pemahaman gizi yang keliru akan mengakibatkan tidak terpenuhinya asupan gizi sesuai dengan kebutuhan," kata Dekan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Husmy Yurmiati di Malang, Selasa, (7/5).
Menurut Husmy, susu merupakan salah satu asupan gizi yang memenuhi segala kebutuhan tubuh. Konsumsi susu yang meningkat di masyarakat, akan menciptakan efek domino yang baik terhadap industri.
baca juga: Tingkatkan Literasi Gizi Orangtua
"Produksi susu nasional baru bisa mencukupi 20% kebutuhan pasar. Ini bisa ditingkatkan karena adanya permintaan nyata dari masyarakat," tuturnya.
Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro menambahkan pihaknya berkomitmen untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam membangun keluarga kuat Indonesia. (OL-3)
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved