Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Melupakan Tensi Politik lewat Berbuka Bersama

Rudy Polycarpus
06/5/2019 20:55
Melupakan Tensi Politik lewat Berbuka Bersama
Suasana buka puasa bersama di Istana Negara(ANTARA)

USAI pemilihan umum, tensi politik boleh menghangat, tetapi jalinan silaturahim tidak boleh terkoyak apalagi di bulan Ramadan ini.

Momen itu terjadi di Istana Negara, Senin (6/5), ketika Presiden Joko Widodo menjadi tuan rumah berbuka puasa bersama yang dihadiri sejumlah pemimpin lembaga negara.

Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, yang sikap politik mereka berseberangan dengan pemerintah, turut hadir memenuhi undangan Presiden Jokowi.

Sebelum Jokowi tiba, para pejabat yang hadir bercengkerama satu sama lain. Zulkifli Hasan terlihat berbincang-bincang bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta, serta Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.

Sementara Fahri Hamzah yang berbusana koko putih dan peci hitam asyik bicara dengan Pramono Anung dan Bambang Brodjonegoro.

Presiden Jokowi yang berbusana batik lengan panjang semeja dengan Zulkifli Hasan dan pimpinan lembaga negara lainnya. Sembari menunggu waktu berbuka puasa, Zulkifli tampak memberikan penjelasan kepada Presiden Jokowi yang serius menyimak sembari meletakan tangan kirinya di pipi.

Sementara Fahri Hamzah duduk bersebelahan dengan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di meja yang berbeda.


Baca juga: Pemerintah akan Selaraskan Peta Jalan Pendidikan Vokasi


Saat ditanya awak media, Fahri mengaku suasana buka bersama yang berlangsung tertutup itu berlangsung cair dalam suasana yang informal.

"Saya kira nuansanya lebih banyak ngobrol ngobrol karena tidak ada kultum, tadi hanya pengantar zikir saja dan mungkin itu semacam pencairan suasana saja. Tidak ada yang spesifik yang serius. Kira-kira begitu sangat informal," tandasnya.

Saat disinggung apakah ia kan memberi hormat jika bertemu Presiden Jokowi, Fahri menjawab semringah.

"Kamu maunya saya hormat apa gak? Ha ha ha," ujarnya sembari tertawa.

Momen buka puasa itu berlangsung tertutup seusai Presiden menyelesaikan kata sambutannya. Dalam sambutannya, Jokowi bersyukur Pemilu 2019 berlangsung aman dan lancar.

"Alhamdulillah kita patut bersyukur kehadirat Allah SWT karena Pileg dan Pilpres Pemilu 17 April 2019 lalu berjalan dengan baik, berjalan dengan lancar," kata Jokowi.

Seusai sambutan Presiden, acara dilanjutkan dengan salat magrib berjemaah. (OL-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya