Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MAKAN piza, burger, dan keripik memang pasti menyebabkan kenaikan berat badan. Namun, jika makan itu saat stres, kenaikan berat badan bisa makin berlipat. Demikian hasil penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Institut Penelitian Medis Garvan di Sydney, Australia.
Profesor Herbert Herzog, pemimpin penelitian, mengatakan studi ini menunjukkan seseorang harus lebih sadar tentang apa yang dimakan saat sedang stres. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari perkembangan obesitas yang lebih cepat.
Baca Juga: Meneliti Danau dan Laut di Titan Lebih Dekat
"Ini benar-benar memperkuat gagasan bahwa walaupun buruk untuk makan junk food, makan makanan berkalori tinggi di bawah tekanan ialah pukulan ganda yang mendorong obesitas," kata Herzog.(Dailymail/Yan/X-10)
Lemak viseral atau yang biasa disebut obesitas sentral bersifat lebih jahat dibandingkan lemak di bawah kulit karena bisa menimbulkan penyakit tambahan seperti diabetes.
Makan bersama keluarga secara rutin penting untuk membangun kebiasaan makan sehat sekaligus mempererat ikatan keluarga.
Ternyata kebiasaan mengakses gadget ini malah membuat pola makan anak menjadi tidak teratur, anak cenderung tidak menyadari rasa lapar.
Kebiasaan bermain dan melihat konten menggunakan gawai bisa membuat anak susah memusatkan perhatian dan menyebabkan penurunan kemampuan sensorik anak.
Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi bisa meningkatkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2.
GAMBAR Prabowo Subianto dan Joko Widodo yang sedang duduk bersama di tempat makan menjadi salah satu bingkai yang dipajang di bagian depan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved