Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN piza, burger, dan keripik memang pasti menyebabkan kenaikan berat badan. Namun, jika makan itu saat stres, kenaikan berat badan bisa makin berlipat. Demikian hasil penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Institut Penelitian Medis Garvan di Sydney, Australia.
Profesor Herbert Herzog, pemimpin penelitian, mengatakan studi ini menunjukkan seseorang harus lebih sadar tentang apa yang dimakan saat sedang stres. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari perkembangan obesitas yang lebih cepat.
Baca Juga: Meneliti Danau dan Laut di Titan Lebih Dekat
"Ini benar-benar memperkuat gagasan bahwa walaupun buruk untuk makan junk food, makan makanan berkalori tinggi di bawah tekanan ialah pukulan ganda yang mendorong obesitas," kata Herzog.(Dailymail/Yan/X-10)
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Meski ibu hamil sering merasa lapar atau mengalami ngidam, pola makan tetap harus dijaga agar tidak berlebihan dan tetap seimbang.
Berbaring setelah makan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan, menyebabkan perih, panas di dada, dan mulut pahit.
Proses makan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya, karena tubuh membutuhkan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin
Lemak viseral atau yang biasa disebut obesitas sentral bersifat lebih jahat dibandingkan lemak di bawah kulit karena bisa menimbulkan penyakit tambahan seperti diabetes.
Makan bersama keluarga secara rutin penting untuk membangun kebiasaan makan sehat sekaligus mempererat ikatan keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved