Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN piza, burger, dan keripik memang pasti menyebabkan kenaikan berat badan. Namun, jika makan itu saat stres, kenaikan berat badan bisa makin berlipat. Demikian hasil penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Institut Penelitian Medis Garvan di Sydney, Australia.
Profesor Herbert Herzog, pemimpin penelitian, mengatakan studi ini menunjukkan seseorang harus lebih sadar tentang apa yang dimakan saat sedang stres. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari perkembangan obesitas yang lebih cepat.
Baca Juga: Meneliti Danau dan Laut di Titan Lebih Dekat
"Ini benar-benar memperkuat gagasan bahwa walaupun buruk untuk makan junk food, makan makanan berkalori tinggi di bawah tekanan ialah pukulan ganda yang mendorong obesitas," kata Herzog.(Dailymail/Yan/X-10)
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Pada fase krusial saat mengonsumsi MPASI, anak perlu diperkenalkan dengan berbagai spektrum rasa agar mereka lebih terbuka terhadap variasi pangan di kemudian hari.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Meski ibu hamil sering merasa lapar atau mengalami ngidam, pola makan tetap harus dijaga agar tidak berlebihan dan tetap seimbang.
Berbaring setelah makan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan, menyebabkan perih, panas di dada, dan mulut pahit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved