Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN piza, burger, dan keripik memang pasti menyebabkan kenaikan berat badan. Namun, jika makan itu saat stres, kenaikan berat badan bisa makin berlipat. Demikian hasil penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Institut Penelitian Medis Garvan di Sydney, Australia.
Profesor Herbert Herzog, pemimpin penelitian, mengatakan studi ini menunjukkan seseorang harus lebih sadar tentang apa yang dimakan saat sedang stres. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari perkembangan obesitas yang lebih cepat.
Baca Juga: Meneliti Danau dan Laut di Titan Lebih Dekat
"Ini benar-benar memperkuat gagasan bahwa walaupun buruk untuk makan junk food, makan makanan berkalori tinggi di bawah tekanan ialah pukulan ganda yang mendorong obesitas," kata Herzog.(Dailymail/Yan/X-10)
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Aturan pemberian makan anak atau feeding rules tidak hanya bicara soal apa yang dimakan, tetapi mencakup tiga pilar utama: jadwal, prosedur, dan lingkungan.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Pada fase krusial saat mengonsumsi MPASI, anak perlu diperkenalkan dengan berbagai spektrum rasa agar mereka lebih terbuka terhadap variasi pangan di kemudian hari.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved