Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHELATAN pameran buku Big Bad Wolf yang sudah berlangsung selama 4 tahun di Indonesia turut serta dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Hal itu pun membuat PT.Jaya Retail Indonesia, penyelenggara Big Bad Wolf ingin terus memperluas pameran buku terbesar itu.
Direktur Utama Jaya Retail Uli Silalahi mengungkapkan, salah satu indikator meningkatnya minat baca setelah adanuya Big Bad Wolf, bisa dilihat di Provinsi Jawa Timur yang menggelar Big Bad Wolf Surabaya sejak 2016.
Berdasarkan survei Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Timur bersama Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga, minat baca masyarakat di Propinsi Jawa Timur pada 2015 hanya sebesar 42%. Pada 2016 meningkat menjadi 69.75% dan terus meningkat pada 2017 menjadi 72%.
"Karena itu tahun ini Big Bad Wolf akan diselenggarakan di 7 kota besar di Indonesia yang mewakili pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Ini upaya kami untuk ikut meningkatkan tingkat literasi di Indonesia," kata Uli dalam pembukaan Big Bad Wolf 2019 di ICE BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (28/2).
Big Bad Wolf 2019 Jakarta yang berlangsung 1-11 Maret menjadi pembuka dari seri pameran Big Bad Wolf 2019. Kali ini Jaya Retail memboyong 130 kontainer berisi 5,5 juta buku yang akan memenuhi lima arena pamer (hall) di. ICE BSD selama 24 jam nonstop di waktu pameran.
Baca juga :Menko Puan Harap Distribusi Buku Hingga Pelosok Desa
Bukan hanya buku, Jaya Retail juga menampilkan buku ajaib berteknologi Augmented Reality (AR) yang menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif melalui pengembangan imajinasi anak-anak saat mereka membaca.
"Melalui Buku Ajaib, anak-anak dapat merasakan pengalaman unik menyaksikan karakter favorit mereka menjadi hidup. Anak-anak diajak untuk membaca, belajar, bermain dan berinteraksi dengan karakter kesayangan, seperti mewarnai halaman, menemukan objek tersembunyi, menikmati berbagai kreasi animasi, musik dan masih banyak lagi," ujar Uli.
Pada Bazar Buku Big Bad Wolf di Jakarta 2019 ini juga dipamerkan dua buah Buku Ajaib berbahasa Indonesia yang mengajarkan anak-anak untuk berdoa.
Selain area buku yang semuanya dilabeli diskon 60-80%, pengunjung juga dapat menikmati area makanan yang telah disediakan, berbagai macam menu makanan turut dihadirkan. (RO/OL-8)
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Dalam memoarnya, Aurelie Maoeremans menceritakan bahwa pertemuannya dengan sosok "Bobby" terjadi saat ia masih berusia 15 tahun di sebuah lokasi syuting iklan.
Sekjen BPP Hipmi Anggawira menghadirkan dua buku yang membahas seputar arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved