Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Film Pelangi di Mars Tuai Pujian Banyak Pihak

Supardji Rasban
04/4/2026 20:32
Film Pelangi di Mars Tuai Pujian Banyak Pihak
Ilustrasi(Dok Istimewa)

FILM terbaru dari Mahakarya Pictures, Pelangi di Mars yang sudah tayang perdana di bioskop seluruh Indonesia pada Rabu (18/3/2026) lalu, ternyata mendapat pujian banyak pihak . Pujian bukan sekadar terhaadap para pemainnya, tapi termasuk kualitas animasi dan efek visual yang mampu bersaing dengan film-film Hollywood.
 
Pelangi di Mars bagai sebuah bentuk surat cinta kepada mimpi anak-anak Indonesia dari sutradara Upie Guava, film hybrid animasi dan live-action ini menggunakan teknologi XR dalam pembuatannya, teknologi yang digunakan dalam karya-karya Hollywood seperti The Mandalorian dan The Batman.

Pujian salah satunya dari Ariel (Nazril Irham), penyanyi dan volalis group musik populer Indonesia (Noah)—dulu Peterpan.

“Seru banget sih. Cerita film  Pelangi di Mars ini juga menginfirasi buat anak, tentang kegigihan, kepemimpinan, dan keberanian bermimpi setinggi langit,” ujar Ariel Noah, melalui keterangan resmi, Sabtu (4/4/2026).

Ariel mengimbau mama dan papa, untuk mengajak si kecil nonton film Pelangi di Mars . “Agar imajinasi mereka tak terbataas,” ucap Ariel Noah.

Dedikasi 5 Tahun: dari Anak Indonesia untuk Anak Indonesia

Film ambisius ini sudah lahir sejak lama, tahun 2020 tepatnya. Lahir dari keresahan sutradara Upie Guava yang berpikir kalau mimpi besar anak-anak Indonesia sudah mulai pudar, Upie bertekad untuk membuat film yang membangkitkan semangat mimpi tersebut kembali.

Setelah bergabungnya produser Dendi Reynando dari Mahakarya Pictures, yang juga memiliki keresahan akibat tidak adanya IP anak asli Indonesia ketika ia membawa anaknya ke bioskop atau ke toko mainin, dimulailah perjalanan lebih dari 5 tahun dibawah pimpinan dua “kapten” ini.

Berjalan perlahan dengan teknologi yang masih asing, perjalanan ini pada akhirnya didukung oleh ratusan orang Indonesia yang percaya akan visi “gila” tersebut. 

Ariel juga menyebut jika film Pelangi di Mars bisa menunjukkan bahwa anak Indonesia mampu menalukkan Mars.

“Langsung nonton di  bioskop sekarang,” pinta Ariel.

Pujian film Pelangi di Mars juga datang dari YouTuber dan influencer, Muntaz Halilintar, yang pernah diajak untuk melihat langsung proses produksi film Pelangi di Mars di Doss Guava XR Studio juga turut membagikan kekagumannya. 

“Salah satu set paling gila yang pernah saya lihat. So much effort, so much heart to it,” ungkap Muntaz Halilintar. 

Diketahui, film Pelangi di Mars ini, juga tayang perdana di Cinepolis Pacipic, Tegal, pada 18 Maret 2026, berbarengan dengan datangnya momen Lebaran 2026. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya