Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Kesaksian Habib Jafar dan Firasat Anya Geraldine terkait Kepergian Vidi Aldiano

mediaindonesia.com
08/3/2026 13:50
Kesaksian Habib Jafar dan Firasat Anya Geraldine terkait Kepergian Vidi Aldiano
Habib Jafar hadiri prosesi pemakaman Vidi Aldiano(Foto: Medcom/Rafi Alvirtyantoro)

SUASANA haru menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, saat jenazah penyanyi Vidi Aldiano dihantarkan ke peristirahatan terakhirnya pada Minggu (8/3/2026). Isak tangis keluarga, kerabat, hingga rekan sesama artis pecah di tengah rintik hujan yang mengguyur prosesi pemakaman.

Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya selama kurang lebih tujuh tahun terakhir. Kepergian sosok yang dikenal sebagai "Social Butterfly" ini meninggalkan duka mendalam bagi industri hiburan Tanah Air.

Kesaksian Habib Jafar: Tujuh Tahun Pembersih Dosa

Tokoh agama sekaligus sahabat almarhum, Habib Jafar Shodiq Al-Hadar, turut hadir memberikan penghormatan terakhir di liang lahad. Dalam kesaksiannya, Habib Jafar menyebut bahwa perjuangan Vidi melawan sakit selama bertahun-tahun adalah bentuk penggugur dosa yang luar biasa.

“Beliau adalah orang baik. Sakit yang dideritanya selama tujuh tahun terakhir insya Allah menjadi penggugur dosa-dosanya di mata Allah SWT. Vidi telah menunjukkan kesabaran yang luar biasa,” ujar Habib Jafar di lokasi pemakaman.

Firasat Tak Biasa Anya Geraldine

Selebritas Anya Geraldine, yang merupakan salah satu sahabat dekat Vidi, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Melalui unggahan media sosial dan pernyataannya, Anya mengaku sempat merasakan firasat tidak biasa sebelum mendapat kabar duka tersebut.

Anya mengenang Vidi sebagai sosok yang selalu memberikan energi positif kepada siapa pun, meski di saat kondisi kesehatannya sendiri sedang menurun. Kepergian Vidi dianggap sebagai kehilangan besar bagi lingkaran pertemanannya yang sangat luas.

Prosesi Pemakaman di TPU Tanah Kusir

Jenazah tiba di TPU Tanah Kusir sekitar pukul 10.00 WIB dengan pengawalan ketat namun tetap khidmat. Sejumlah rekan artis tampak hadir memberikan penghormatan terakhir, mulai dari musisi hingga figur publik lainnya. Meski hujan turun, para pelayat tetap bertahan hingga prosesi tabur bunga selesai dilakukan.

Vidi Aldiano dikenal bukan hanya karena suara emasnya, tetapi juga semangatnya yang tak pernah padam untuk tetap berkarya di tengah kemoterapi dan perawatan medis yang melelahkan. Selamat jalan, Vidi Aldiano. (Ant/Medcom/MTVN)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya