Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

V BTS Kaget Chat Pribadi dengan Min Hee-jin Dijadikan Bukti Sidang: Tanpa Persetujuan

Abi Rama
20/2/2026 21:05
V BTS Kaget Chat Pribadi dengan Min Hee-jin Dijadikan Bukti Sidang: Tanpa Persetujuan
V BTS(Doc Weverse)

ANGGOTA boygroup BTS, Kim Tae-hyung atau yang dikenal dengan nama V BTS menyampaikan keberatannya setelah percakapan pribadinya dengan mantan CEO ADOR, Min Hee-jin, dijadikan sebagai bukti dalam proses persidangan.

Melalui Instagram Story pada Jumat (20/2), V membagikan tangkapan layar artikel terkait Min Hee-jin dan menegaskan bahwa percakapan tersebut merupakan obrolan pribadi yang dilandasi rasa empati.

“Ini adalah bagian dari percakapan pribadi yang saya bagikan karena rasa empati, karena dia adalah seorang kenalan,” tulis V.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak memihak dalam konflik antara kedua belah pihak. 

“Saya tidak memiliki niat untuk berpihak kepada salah satu pihak,” ujarnya.

V mengaku terkejut saat mengetahui isi percakapan tersebut diserahkan sebagai barang bukti di pengadilan tanpa persetujuannya. 

“Saya merasa sangat terkejut bahwa percakapan ini diajukan sebagai bukti tanpa persetujuan saya,” tambahnya.

Sumber dari The Chosun Daily menyatakan bahwa sang artis hanya menunjukkan empati dalam percakapan tersebut dan tidak menyetujui pernyataan spesifik yang dilontarkan pihak lain. Pihak HYBE juga menyebut V ingin menyampaikan ketidakpuasan atas penggunaan percakapan pribadi tanpa izin sebagai bukti hukum.

Dijadikan Bukti dalam Sengketa Put Option

Percakapan antara V dan Min Hee-jin di KakaoTalk diadopsi pengadilan sebagai bagian dari bukti dalam perkara gugatan terkait pelaksanaan put option dan pembayaran dana pembelian saham ADOR.

Dalam percakapan tersebut, V sempat menyinggung isu dugaan kemiripan konsep antara ILLIT dan NewJeans. Namun, pengadilan menilai bahwa klaim “ILLIT meniru NewJeans” merupakan bentuk opini, bukan pernyataan fakta.

Dalam putusan tingkat pertama, pengadilan memerintahkan HYBE membayar ₩25,5 miliar (Rp296.9 miliar) kepada Min Hee-jin, ₩1,7 miliar (Rp19.8 miliar) kepada mantan wakil presiden ADOR Shin M, serta ₩1,4 miliar (Rp16.3 miliar) kepada mantan direktur ADOR Kim M. Selain itu, gugatan HYBE yang meminta konfirmasi pemutusan perjanjian pemegang saham terhadap Min ditolak.

Tidak puas dengan putusan tersebut, HYBE pada Kamis (19/2) kemarin mengajukan banding ke Divisi Perdata 31 Seoul Central District Court.

Kasus ini menambah panjang daftar dinamika internal industri hiburan Korea Selatan, khususnya yang melibatkan agensi besar dan figur-figur kunci di balik kesuksesan grup idola generasi terbaru.

Sumber: The Chosun Daily.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya