Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Mengenang Robert Duvall: Sang 'Consigliere' Legendaris yang Enggan Jadi Bintang Utama

Thalatie K Yani
17/2/2026 05:40
Mengenang Robert Duvall: Sang 'Consigliere' Legendaris yang Enggan Jadi Bintang Utama
Robert Duvall, pemeran Tom Hagen di The Godfather, meninggal dunia.(IMDB)

INDUSTRI perfilman dunia berduka atas kepergian Robert Duvall, aktor watak legendaris yang mengembuskan napas terakhirnya pada 15 Februari di usia 95 tahun. Dikenal lewat intensitas aktingnya yang memukau, Duvall meninggalkan warisan besar, termasuk perannya yang tak terlupakan sebagai Tom Hagen dalam mahakarya The Godfather (1972) dan The Godfather Part II (1974).

Duvall mengawali debut layar lebarnya sebagai Boo Radley dalam film To Kill a Mockingbird (1962). "Sangat luar biasa diberikan peran itu," kenangnya dalam wawancara dengan PEOPLE pada 2003. "Saya pikir saya melakukannya dengan cukup baik."

Terobosan Besar di 'The Godfather'

Meski sempat terlibat dalam film True Grit (1969) dan MASH* (1970), dunia baru benar-benar berpaling padanya saat ia memerankan Tom Hagen, pengacara sekaligus consigliere keluarga Corleone. Peran ini membuahkan nominasi Oscar pertama dari total tujuh nominasi sepanjang kariernya.

Sutradara Francis Ford Coppola memuji kecepatan Duvall dalam mendalami peran. "Aktor masuk ke dalam karakter pada waktu yang berbeda-beda. Bobby (panggilan akrab Duvall) sudah siap setelah satu atau dua pengambilan gambar. Hanya itu yang dia butuhkan," ujar Coppola.

Menariknya, di balik kesuksesan film tersebut, Duvall memiliki satu penyesalan unik saat memerankan Hagen. "Saya hanya berharap saya memiliki rambut palsu (hairpiece) yang lebih baik," guraunya.

Duvall juga mengenang kebersamaannya dengan bintang besar lainnya seperti Al Pacino dan Marlon Brando. Mengenai Brando, ia menyebutnya sebagai pahlawan dan sosok raja bagi para aktor saat itu.

Lebih Nyaman Jadi Aktor Pendukung

Meski sukses besar, Duvall seringkali tetap ditempatkan sebagai aktor pendukung, seperti dalam film Network (1976). Namun, ia justru menikmati posisi tersebut dibandingkan menjadi bintang utama yang sangat terkenal seperti Steve McQueen atau Robert Redford.

"Menjadi McQueen atau Redford, saya tidak tahu. Mereka melakukan hal yang sama sepanjang waktu," katanya pada tahun 1977. "Mereka memainkan diri mereka sendiri, dan itu pasti membosankan."

Keyakinannya untuk terus berkembang terbukti benar. Dua tahun kemudian, ia kembali menciptakan karakter ikonik, Letnan Kolonel Bill Kilgore dalam Apocalypse Now, yang memberinya nominasi Oscar kedua. Kemenangan tertinggi akhirnya ia raih lewat film Tender Mercies pada tahun 1984.

Hingga masa tuanya, Duvall tidak pernah menunjukkan keinginan untuk berhenti. "Saya suka bekerja. Saya butuh bekerja," tuturnya pada 2003. Ia terus aktif berakting hingga akhir hayatnya, dengan penampilan terakhir di film The Pale Blue Eye (2022). (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik