Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Akses Grok AI Diputus Komdigi, Britney Spears Nyatakan tak akan Konser Lagi di AS

Putri Rosmalia Octaviyani
11/1/2026 18:02
Akses Grok AI Diputus Komdigi, Britney Spears Nyatakan tak akan Konser Lagi di AS
Penyanyi Britney Spears.(Dok. IMDB)

DUNIA digital dan hiburan tanah air dikejutkan dengan dua kabar besar pada akhir pekan ini. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah tegas dengan memblokir sementara fitur AI Grok di platform X, sementara bintang pop Britney Spears menutup pintu untuk tampil kembali di Amerika Serikat (AS).

Komdigi Blokir Grok AI demi Lindungi Warga

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa pemutusan akses sementara terhadap Grok dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak, dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan oleh teknologi artificial intelligence (AI).

Pemerintah menilai adanya penyalahgunaan teknologi deepfake seksual non-konsensual yang melanggar hak asasi manusia dan martabat warga negara di ruang digital. Komdigi juga telah melayangkan panggilan resmi kepada manajemen Platform X untuk memberikan klarifikasi terkait sistem pengamanan pada fitur tersebut.

"Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok," ujar Meutya Hafid dalam keterangan resminya, Sabtu (10/1/2026).

Britney Spears Enggan Tampil Lagi di Amerika Serikat

Dari panggung hiburan internasional, Britney Spears secara mengejutkan mengumumkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa ia tidak akan pernah lagi menggelar pertunjukan musik di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil karena alasan yang ia sebut sangat sensitif.

Meskipun menutup pintu bagi penggemar di AS, penyanyi berusia 44 tahun ini memberikan sinyal bahwa dirinya masih membuka peluang untuk tampil di luar negeri, khususnya di Inggris dan Australia dalam format yang lebih sederhana.

“Aku tidak akan pernah tampil di AS lagi karena alasan yang sangat sensitif. Tapi aku berharap bisa duduk di bangku dengan mawar merah di rambutku... tampil bersama putraku, di Inggris dan Australia dalam waktu dekat,” tulis Spears dalam unggahannya.

Britney terakhir kali tampil di panggung Amerika Serikat pada Oktober 2018 di Austin, Texas. Sejak berakhirnya masa konservatori pada 2021, Spears lebih banyak fokus pada kesehatan mental dan pemulihan diri melalui tarian yang sering ia bagikan di media sosial. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik