Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KILAU dunia hiburan sering kali menipu mata. Banyak yang mengira kesuksesan para bintang dunia diraih dalam sekejap mata. Padahal, bagi sejumlah ikon musik dan komedi legendaris, panggung pertama mereka bukanlah stadion megah atau studio televisi, melainkan trotoar dingin dan sudut jalan yang bising.
Mentalitas baja yang ditempa dari kehidupan jalanan justru menjadi fondasi utama karier mereka. Melansir dari laman Mental Floss, berikut adalah tujuh selebritas dunia yang merintis jalan menuju ketenaran sebagai seniman jalanan, di mana salah satunya kini memegang rekor streaming musik fantastis.
Sebelum namanya melegenda sebagai salah satu penyanyi rock dengan penjualan terlaris sepanjang masa, Rod Stewart sempat menelan pil pahit kegagalan. Awalnya, ia bercita-cita menjadi pesepak bola profesional namun gagal menembus skuad utama Brentford F.C.
Banting setir ke dunia musik, Stewart tidak langsung sukses. Ia berkeliling Eropa bersama musisi folk Wizz Jones, tidur di bawah jembatan, bahkan pernah dideportasi dari Spanyol karena statusnya dianggap sebagai gelandangan. Siapa sangka, pemuda yang pernah hidup menggelandang ini akhirnya sukses menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia.
Kisah Tracy Chapman adalah bukti bahwa bakat murni akan selalu menemukan jalannya. Saat masih berstatus mahasiswa di Tufts University, Chapman rutin mengamen di Harvard Square, Cambridge, Massachusetts. Tempat ini memang dikenal sebagai kawah candradimuka bagi para musisi jalanan.
Ketekunannya berbuah manis ketika Brian Koppelman, seorang mahasiswa yang juga putra petinggi industri musik, terpukau oleh penampilannya. Chapman kemudian diperkenalkan ke Elektra Records pada 1987. Setahun kemudian, album debutnya meledak di pasaran, bahkan membawanya tampil di panggung bergengsi konser penghormatan Nelson Mandela.
Bagi Eddie Izzard, jalanan adalah sekolah komedi terbaik. Meski berkuliah di jurusan akuntansi University of Sheffield, hasratnya di dunia hiburan tak terbendung. Ia mengasah kemampuan stand-up comedy di Covent Garden, London, dan berkeliling Eropa sebagai penghibur jalanan sepanjang dekade 80-an.
Pengalaman menghadapi penonton jalanan yang sulit ditebak membentuk gaya komedinya yang unik. Kerja keras ini terbayar lunas ketika ia meraih dua penghargaan Emmy Awards lewat pertunjukan tunggalnya yang fenomenal, Dress to Kill, pada tahun 2000.
Sebelum dunia mengenalnya sebagai "King of Blues", Riley B. King hanyalah seorang remaja yang menggantungkan hidup dari uang receh di jalanan Mississippi. Stamina dan dedikasinya luar biasa; dalam satu malam ia bisa berpindah tampil di beberapa kota sekaligus.
Perjalanannya bermuara di Memphis, kota yang menjadi kiblat musik blues. Di sanalah ia bekerja sebagai penyiar radio dan mendapatkan julukan "Beale Street Blues Boy", yang kemudian disingkat menjadi B.B. King. Bersama gitar kesayangannya, Lucille, sisanya adalah sejarah.
Sebelum wajahnya menghiasi layar lebar dan sitkom populer, Bernie Mac menghabiskan dua tahun yang keras untuk melontarkan lelucon di jalanan South Side, Chicago. Jalanan mengajarkannya untuk tidak memiliki rasa takut.
Keberanian itulah yang membuatnya tampil percaya diri saat membuka acara Def Comedy Jam di HBO dengan kalimat pembuka yang ikonik. Sebagai bentuk penghormatan atas warisan komedinya, sebagian jalan di kawasan tempat ia tumbuh kini diabadikan dengan nama Bernie Mac Street.
Kisah Jewel Kilcher adalah definisi dari perjuangan "berdarah-darah". Ia nekat meninggalkan sekolah seni di Michigan untuk mengamen keliling Amerika hanya dengan bekal gitar dan penguasaan empat kunci nada.
Hidupnya jauh dari nyaman; ia hidup nomaden dan tinggal di dalam mobilnya sambil tampil dari satu kafe ke kafe lain di San Diego. Nasibnya berubah total setelah Atlantic Records melihat potensinya. Album debutnya, Pieces of You, sukses besar dan terjual hingga 12 juta kopi di Amerika Serikat saja.
Di urutan terakhir ada musisi pop fenomental, Ed Sheeran. Sebelum tiket konsernya selalu terjual habis dalam hitungan menit, Sheeran menghabiskan masa mudanya sebagai pengamen di jalanan London. Ia bernyanyi di stasiun kereta, trotoar, dan pusat keramaian sembari menjajakan CD buatannya sendiri.
Masa-masa sulit itu ia jalani dengan tidur berpindah-pindah, mulai dari sofa teman hingga lantai stasiun kereta bawah tanah. Namun, pengalaman itulah yang membentuk karakter musiknya yang "membumi" dan dekat dengan pendengar. Kini, ia mencatat sejarah lewat lagu "Shape of You" yang menjadi lagu pertama yang menembus angka 3 miliar streaming di platform Spotify.
Kisah ketujuh selebritis di atas mengajarkan bahwa tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan yang abadi. Berikut adalah poin penting yang bisa diambil dari perjalanan karier mereka:
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
POLISI menangkap pengamen waria yang viral karena mengamuk dikasih uang Rp1.000 di sebuah apotek yang berada di Kembangan, Jakarta Barat.
Apabila ada yang tetap membandel masuk ke kawasan tersebut petugas akan segera melakukan penertiban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved