Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Review Film Wicked For Good : Kisah Akhir Persahabatan Glinda dan Elphaba yang Lebih Dalam ‎

Rifaldi Putra Irianto
24/11/2025 11:59
Review Film Wicked For Good : Kisah Akhir Persahabatan Glinda dan Elphaba yang Lebih Dalam ‎
Ilustrasi(Dok Wicked)

FILM 'Wicked: For Good' kini tengah tayang di bioskop Indonesia, kelanjutan dari kisah persahabatan antara penyihir baik Glinda dan penyihir jahat Elphaba. Ini merupakan film lanjutan dari Wicked yang tayang pada 2024 lalu.

‎Ariana Grande dan Cynthia Erivo kembali didapuk memerankan Glinda dan Elphaba, deretan aktor lain seperti Jonathan Bailey (Prince Fiyero), Michelle Yeoh (Maddame Morrible) hingga Jeff Goldbum (The Wizard) kembali tampil dalam film, dengan Jon M Chu kembali sebagai sutradara.

‎Bila dalam film pertama, penonton bakal disuguhkan dengan keindahan serta keajaiban negeri oz, dan setiap adegan terlihat begitu menyenangkan dan membahagiakan. Wicked: For Good hadir dengan perasaan yang berbeda, kendati secara atmosfer penonton akan tetap disuguhkan keindahan negeri Oz yang memukau.

‎Wicked: For Good hadir lebih dalam, penuh konflik dan kompleks, beda dengan Wicked (2024) yang hadir riang gembira, penuh canda tawa, kisah cinta dan konflik persahabatan masa-masa sekolah. Konflik bahkan langsung tersuguh sejak menit pertama diputar, Elphaba yang salam ini difitnah sebagai penyihir jahat terlihat dengan tangguh menantang tirani.

‎Sepanjang 2 jam 17 menit rentetan konflik mulai dari pemberontak dengan tirani, kisah penghianatan cinta, intrik politik dan pencitraan publik, hingga drama keluarga tersaji dalam satu film, tidak berlebihan bila mengatakan film ini terasa begitu kompleks. Meski demikian Wicked: For Good tidak kehilangan identitas utamanya, film itu tetap hadir dengan deretan lagu-lagu yang menarik perhatian, mulai dari Thank Goodness/I Couldn't Be Happier, The Girl in The Bubble sampai For Good.

‎Bicara soal pemain, Ariana Grande terlihat lebih dewasa dalam film ini, bahkan wajahnya terlihat lebih berisi dibanding film pertamanya. Ariana sesekali tetap memperlihatkan sisi konyolnya di Wicked: For Good, namun tampak tingkah konyol yang tidak berlebihan. Paling memukau dari penampilan musisi berusia 32 tahun itu adalah bagaimana dia dengan baik melahap kompleksitas emosi dan psikologis Glinda yang adalah people pleaser.

‎Untuk Cynthia Erivo sendiri, tidak perlu diragukan dia adalah aktris yang paling tepat memerankan karakter Elphaba. Erivo begitu konsisten memerankan Elphaba sejak film pertama, emosi dan pembawaannya terasa sama dan tidak ada yang berubah. Satu hal yang mungkin berubah dari Elphaba pada Wicked: For Good adalah, dia lebih berani terlibat drama percintaan dengan Glinda dan Fiyero tanpa perlu memikirkan perasaan sahabatnya.

‎Bukan hanya penampilan sang pemeran utama yang menarik perhatian, penampilan Jonathan Bailey, Michelle Yeoh hingga Jeff Goldbum pun cukup menjanjikan. Bailey tentu saja kembali ke Wicked: for Good dengan pesonanya yang luar biasa, tak heran bila akan ada banyak penonton wanita terbius akan ketampanannya dalam film. Usai menyaksikan film, rasanya penonton akan setuju dengan keputusan People menempatkan Bailey sebagai Sexiest Man Alive 2025, terlebih pada adegan mesranya dengan Erivo.

‎Bicara film Wicked tentu tak lengkap bila tidak menyaksikan keindahan duet Ariana dan Erivo dalam menyanyikan lagu thame song film. Pada Wicked: For Good, penonton pun bakal kembali disajikan adegan duet luar biasa antara Glinda dan Elphaba. Paling fenomenal adalah pada bagian puncak, saat adegan perpisahan antara kedua sejoli itu, saat Elphaba memutuskan meninggalkan Glinda dengan kematian palsunya. 

‎Singkat kata, film Wicked: For Good akan menghadirkan perasaan yang kontras dibandingkan film pertamanya, hadir dengan kisah lebih dalam, lebih kompleks dan lebih penuh makna. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik