Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
DUO bintang film Wicked: For Good, Ariana Grande dan Cynthia Erivo, berhasil membawa pulang piala Grammy dalam perhelatan ke-68 yang digelar tahun ini. Kemenangan ini menjadi pelipur lara yang manis setelah keduanya secara mengejutkan gagal mendapatkan nominasi dalam ajang Oscar 2026 beberapa waktu lalu.
Dalam upacara pra-penayangan Grammy Awards 2026, Grande, 32, dan Erivo, 39, dinobatkan sebagai pemenang untuk kategori Best Pop Duo/Group Performance. Penghargaan ini mereka raih berkat penampilan duet ikonik mereka, "Defying Gravity", yang menjadi lagu tema sentral dalam adaptasi film musikal tersebut.
Kemenangan Grande dan Erivo tidaklah mudah. Mereka berhasil mengungguli deretan nomine kuat lainnya, termasuk kolaborasi viral ROSÉ dan Bruno Mars lewat lagu "APT.". Selain itu, mereka juga bersaing dengan SZA dan Kendrick Lamar ("30 for 30"), KATSEYE ("Gabriela"), serta grup HUNTR/X yang membawakan lagu "Golden" untuk proyek KPop Demon Hunters.
Bagi Erivo, ini merupakan piala Grammy kedua setelah kemenangannya pada tahun 2017 untuk kategori Best Musical Theater Album lewat pementasan Broadway The Color Purple. Sementara bagi Grande, trofi ini menambah koleksi piala Gramofonnya setelah sebelumnya menang lewat album Sweetener (2019) dan kolaborasi "Rain on Me" bersama Lady Gaga (2021).
Prestasi di panggung musik ini berbanding terbalik dengan pencapaian mereka di dunia film tahun ini. Pada pengumuman nominasi Oscar pada 22 Januari lalu, Wicked: For Good, bagian kedua dari film adaptasi tersebut, sama sekali tidak mendapatkan nominasi.
Padahal, bagian pertama film Wicked tahun lalu sukses meraup 10 nominasi Oscar, termasuk nominasi Aktris Pendukung Terbaik untuk Erivo dan Aktris Terbaik untuk Grande. Meski begitu, pada akhirnya film pertama tersebut hanya berhasil membawa pulang dua trofi untuk kategori Best Production Design dan Best Costume Design.
Selain kemenangan di kategori pop duo, film pertama Wicked juga sempat masuk dalam nominasi Best Score Soundtrack for Visual Media. Namun, dalam kategori tersebut, mereka harus merelakan kemenangan kepada Ludwig Göransson atas karyanya dalam film Sinners.
Kemenangan ini kembali membuktikan kekuatan vokal dan chemistry antara Grande dan Erivo yang berhasil memikat para anggota Recording Academy, sekaligus mengukuhkan status "Defying Gravity" sebagai salah satu lagu musikal paling berpengaruh di era modern. (People/Z-2)
Gaya oversized Ariana Grande yang dulu booming ternyata bukan sekadar tren fashion. Sang bintang mengungkap outfit itu adalah cara bertahan dari tekanan mental dan trauma.
Tampil memukau di Golden Globes, Ariana Grande kembali mengusung gaya rambut kuncir kuda ikonisnya yang telah menjadi simbol selama satu dekade.
Ikon pop Kylie Minogue ungkap keinginan berkolaborasi dengan Michael Bublé & Ariana Grande untuk lagu Natal.
Diva legendaris Barbra Streisand memberikan pujian emosional untuk Ariana Grande lewat Instagram.
Johnson Wen kembali membuat ulah. Setelah menyerbu Ariana Grande di Singapura, pria berjuluk “Pyjama Man” itu kini diusir dari konser Lady Gaga di Brisbane.
Cynthia Erivo menjelaskan alasan tak mengenakan warna hijau dalam tur promosi Wicked: For Good.
Cynthia Erivo dan Ariana Grande batal melakukan wawancara di premiere Wicked: For Good New York setelah Erivo kehilangan suara.
Wicked: For Good menjadi penutup saga dua penyihir Oz. Film ini menampilkan konflik emosional Elphaba dan Glinda serta babak akhir perjalanan mereka.
Insiden terjadi di red carpet (yellow carpet), dan sempat membuat gala premiere film terganggu.
Aktris Cynthia Erivo mengungkapkan keinginannya untuk memerankan Storm, karakter superhero Marvel yang pertama kali diperankan oleh Halle Berry dalam X-Men.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved