Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah maraknya panggung-panggung besar yang silih berganti mewarnai industri musik Indonesia belakangan ini, Nadin Amizah, tanpa meninggalkan hingar bingar tersebut masih membuat panggung-panggung dengan skala yang lebih kecil dari umumnya, memperkenalkan musik di ruang yang lebih intim kepada mereka yang mendengar, melihat dan merasakan.
Melalui showcase yang diadakan pada 22 Oktober 2025 bertajuk Nadin Amizah & Ruang Kecilnya, ia kembali pada ruang-ruang yang menurutnya, adalah rumahnya. Ruang yang ia rasa dibuat khusus untuknya, dimasa ia tumbuh dan menjadi akar dari perjalanannya di musik.
“Aku sudah sering membuat acara yang dihadiri 100-300 orang, hari ini untuk Nadin Amizah & Ruang Kecilnya Ruang kecil yang memang tidak mudah untuk dibangun, namun ini yang kumaksud. kerinduannya sudah sangat besar, alhamdulillah bisa diwujudkan, senang kalian hadir. Terima kasih banyak” ungkap Nadin pada malam showcase tersebut berlangsung.
Membuka penampilan dengan lagu Hormat Kepada Angin yang diiringi oleh piano, Nadin tampil memukau dan terlihat sangat memiliki momen dan ruang malam itu.
Membawakan 17 lagu dari setiap era karyanya, ia menata apik emosi yang ingin ia sampaikan dengan turut serta mengajak musisi yang juga adalah idolanya dalam bermusik, Kunto Aji dan Panji Sakti menambah syahdu malam tadi.
“Ini yang aku maksud dari ruang kecil. Ruang yang memberikan kesempatan untuk memperhatikan satu per satu wajah yang hadir, berada lebih dekat dengan mereka, serta eksplorasi vokal yang jarang sekali bisa aku lakukan ketika aku berada di panggung yang lebih banyak penontonnya”. kata Nadin.
Karya yang ditampilkan bukan hanya tentang bagaimana lagu tersebut sampai pada telinga yang siap mendengar. Bukan juga perihal bagaimana megah karya tersebut dibawakan, melainkan karya itu sendiri yang berbicara dan menemukan rumahnya untuk menetap di tempat yang sederhana maupun penuh gemerlap. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Showcase ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan musik, tetapi juga refleksi perjalanan musikal Jalesdeva sejak terbentuk pada 2019.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved